Antonio Conte, Sosok yang Meyakinkan Andrea Pirlo untuk Menjadi Pelatih
Yaumil Azis | 16 Januari 2021 23:00
Bola.net - Andrea Pirlo akan bertatap muka dengan Antonio Conte untuk pertama kalinya ketika Juventus berjumpa Inter Milan di ajang Serie A, Senin (18/1/2021) nanti. Laga itu sendiri akan dilangsungkan di markas Nerazzurri, Giuseppe Meazza.
Laga ini akan cukup terasa emosional buat Pirlo. Pasalnya, ia pernah bahu-membahu memperkuat Juventus selama tiga musim, terhitung sejak tahun 2011. Keduanya menghasilkan tiga gelar Serie A dan dua Supercoppa Italiana.
Setelahnya, Conte memutuskan untuk melanjutkan karirnya di Timnas Italia. Sementara Pirlo sendiri sempat bertahan selama satu musim di bawah asuhan mantan nahkodanya di AC Milan, Massimiliano Allegri, sebelum pindah ke MLS.
Kini Pirlo sedang memulai karirnya sebagai pelatih di Juventus. Ujian berat sedang menantinya karena Inter Milan, selama di bawah asuhan Conte, tidak kalah baiknya kalau dibandingkan dengan Bianconeri.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Peran Penting Conte Buat Pirlo
Dalam konferensi pers jelang laga, Pirlo mengungkapkan kalau dirinya akrab secara personal dengan Conte. Ia juga mengaku telah banyak belajar darinya terutama mengenai dunia kepelatihan.
"Conte dan saya memiliki kepribadian yang sangat berbeda, mungkin itulah yang menyebabkan kami bisa menjadi sangat akrab. Kami sempat berbincang sebelum musim dimulai, rasa hormat yang besar di antara kami masih ada," ujarnya, seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Dia menciptakan sejarah di Juventus dan saya belajar banyak darinya, jadi saya akan selalu bersyukur. Conte adalah orang pertama yang membuat saya ingin jadi pelatih. Dia adalah sosok sekaligus pelatih yang hebat, namun besok kami akan saling berlawanan di lapangan," lanjutnya.
Jangan Sampai Gentar
Pirlo memprediksi kalau Inter Milan akan berusaha untuk menyerang timnya secara agresif. Untuk menghadapi mereka, ia menekankan kalau para pemainnya tidak boleh bermain dengan rasa takut di benaknya.
"Saya meyakini akan melihat agresivitas Inter yang ingin mengontrol tempo permainan, tapi kami adalah Juventus. Jadi kami ingin ke Giuseppe Meazza dengan gaya bermain kami, bebas dari tekanan," tambahnya.
"Tidak boleh ada rasa takut, bahkan dalam laga sepenting ini. Kami harus membebaskan pikiran kami. Kami adalah Juventus dan harus terbiasa dengan orang-orang yang memberikan tekanan," pungkasnya.
Kemenangan tentu sangat penting harganya kalau Juventus ingin mempertahankan asa menjadi juara. Tambahan tiga poin bisa membuat mereka naik ke posisi tiga serta memangkas jarak menjadi satu angka dengan Inter Milan yang berada di posisi dua.
(Football Italia)
Baca Juga:
- 5 Alasan Juventus Bisa Mengalahkan Inter Milan
- Sering Terpeleset, Alvaro Morata Pede Juventus Bakal Raih Scudetto Musim Ini
- Gabung Juventus, Alvaro Morata Bersyukur Bisa Main Bareng Ronaldo
- Tanpa Fans, Laga Inter Milan vs Juventus Terasa Hambar
- Derby D'Italia, Juventus Wajib Waspadai Dua Striker Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI: AC Milan Amankan Penyerang Muda Asal Montenegro, Andrej Kostic
Liga Italia 31 Maret 2026, 19:24
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Argentina vs Zambia: Thiago Almada
Piala Dunia 1 April 2026, 12:52
-
Ambisi Besar! Kiper Muda MU Ini Siap Tantang Senne Lammens Jadi No.1
Liga Inggris 1 April 2026, 12:49
-
Seriusan? Agen Coba Bawa Berlian Arsenal ini ke Manchester United
Liga Inggris 1 April 2026, 12:30
-
Leonardo Spinazzola Menangis Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 12:14
-
Marc Cucurella Buka Peluang Kembali ke Barcelona
Liga Inggris 1 April 2026, 11:42
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
















