Apa yang Bisa Diberikan Olivier Giroud untuk AC Milan?
Richard Andreas | 30 Juli 2021 08:26
Bola.net - Olivier Giroud adalah salah satu striker yang sering dipandang sebelah mata. Koleksi gelarnya impresif, tapi Giroud tidak pernah dianggapi sebagai striker top dunia.
Giroud punya koleksi trofi Piala Dunia, Liga Champioins, Liga Europa, dan FA Cup. Tidak banyak pemain yang bisa mencapai koleksi trofi sebanyak itu.
Anehnya, Giroud tidak benar-benar dianggap sebagai striker top. Bahkan dia lebih sering dicadangkan dalam beberapa musim terakhir di Chelsea, sampai akhirnya dilepas ke AC Milan musim panas ini.
Giroud datang ke Milan di usia 34 tahun. Dengan status underrated tersebut, apa yang bisa diberikan Giroud untuk Rossoneri?
Milan sedang bagus
Giroud datang ke Milan saat klub Italia itu berada dalam kondisi yang cukup bagus. Musim 2020/21 lalu, Milan mengunci gelar runner-up Serie A di bawah Inter Milan.
Meski begitu, Milan baru kehilangan Hakan Calhanoglu dan Gianluigi Donnarumma, pukulan yang cukup berat. Untungnya, Milan merespons di bursa transfer, Fikayo Tomori dan Sandro Tonali sudah dipermanenkan.
Nah Giroud tiba menggantikan posisi Mario Mandzukic yang memutuskan pergi. Seharusnya Giroud bisa mengisi slot striker dengan baik dalam skuad Pioli.
Pelapis Zlatan
Diprediksi, Pioli masih akan mengandalkan Zlatan Ibrahimovic musim depan. Namun, Zlatan sudah 39 tahun, dia rentan cedera.
Di situlah peran Giroud. Dia bakal jadi opsi yang bisa diandalkan ketika Zlatan harus absen. Rotasi dua pemain ini sangat mungkin terjadi di Milan musim depan.
Giroud jarang cedera. Tercatat, dia hanya melewatkan total 58 pertandingan dalam 10 tahun terakhir. Artinya Giroud siap langsung bermain, mengingat Ibrahimovic mungkin harus menepi di awal musim 2021/22 mendatang.
Jagoan bola mati
Pioli lebih menyukai formasi satu striker, dan ketika fit, Ibrahimovic akan jadi pilihan utama.
Meski begitu, Giroud seharusnya tetap mendapatkan banyak menit bermain, mengingat Ibrahimovic tidak mungkin bermain penuh sepanjang musim.
40% gol Milan musim lalu datang dari penalti dan situasi bola mati. Tentunya, untuk striker seperti Giroud, servis bola mati adalah makanan empuk.
Sumber: Express
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34










