Arogansi Inzaghi Dibalik Kekalahan Inter dari Milan
Aga Deta | 25 April 2025 13:40
Bola.net - Mantan pelatih AC Milan, Fabio Capello, memberikan komentar pedasnya mengenai kekalahan Inter Milan dari rival sekota mereka, AC Milan di Coppa Italia. Ia melihat adanya arogansi dalam keputusan pelatih Inter Simone Inzaghi yang berujung pada hasil mengecewakan tersebut.
Inter menghadapi rival sekotanya Rossoneri di Stadio San Siro untuk leg kedua semifinal Coppa Italia pada Kamis (24/4/2025) dini hari WIB. Hasilnya, Nerazzurri dihajar dengan skor telak tiga gol tanpa balas.
Luka Jovic memborong dua gol, sedangkan Tijjani Reijnders menyumbang satu gol. Kemenangan tersebut membawa Rossoneri melaju ke final Coppa Italia yang akan dihelat di Roma pada 15 Mei mendatang.
Capello memberikan pendapatnya soal pertandingan tersebut melalui kolom di Gazzetta dello Sport. Ia mengkritik keputusan Inzaghi merotasi pemain di laga sebesar derby.
Kritik Capello untuk Inzaghi

Capello menyebut bahwa ada unsur kesombongan dalam keputusan Inzaghi. Ia mempertanyakan rotasi pemain yang dilakukan dalam laga penting seperti derby.
Menurut Capello, Inzaghi seolah meremehkan Coppa Italia. Padahal laga melawan Milan nyaris setara dengan sebuah final.
"Saya melihat sedikit arogansi dalam pilihan Inzaghi," tulis Capello. "Dia melakukan rotasi dalam derby yang hampir seperti final. Kali ini, tampaknya dia meremehkan Coppa Italia sedikit terlalu banyak."
Refleksi untuk Inter Milan

Capello juga menyoroti kondisi mental skuad Inter. Ia menyebut kemenangan atas Bayern Munchen membuat mereka kehilangan fokus.
Menurutnya, kemenangan tersebut seharusnya menjadi awal, bukan akhir. Namun, Inter terlihat seperti sudah puas terlalu cepat.
“Inter tiba-tiba menghilang, seperti yang terjadi di beberapa kesempatan lain juga. Banyak yang akan bicara soal kelelahan, tapi menurut saya ini lebih ke masalah mental. Saya tidak akan terkejut jika para juara bertahan sedikit kehilangan sentuhan dengan realita setelah mengalahkan Bayern Munich," tegas Capello.
“Saya berharap kemenangan atas Bayern Munchen tidak dianggap sebagai titik akhir, tapi justru sebagai titik awal untuk sesuatu yang lebih besar.”
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




