Arti Penting Lautaro Martinez dan Alexis Sanchez Bagi Lukaku
Dimas Ardi Prasetya | 3 April 2020 23:28
Bola.net - Penyerang Inter Milan Romelu Lukaku mengaku ia terus berusaha meningkatkan permainannya dan hal itu terbantu oleh makin padunya permainannya dengan Lautaro Martinez dan juga dengan Alexis Sanchez.
Lukaku memutuskan untuk meninggalkan Manchester United pada akhir musim kemarin. Ia memilih menerima pinangan Inter Milan karena ia sangat diidamkan Antonio Conte di sana.
Pemain asal Belgia ini tak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Ia tampil apik dan mampu mencetak gol demi gol bagi Inter.
Inter pun mampu dibawanya bersaing di papan atas Serie A. Nerrazurri kini jadi salah satu kandidat peraih Scudetto bersama Lazio dan tentu saja sang juara bertahan, Juventus.
Bantuan Lautaro Martinez dan Alexis Sanchez

Setelah tiba di Inter Milan, Romelu Lukaku mengaku ia ingin berusaha meningkatkan performanya. Ia pun ingin menantang dirinya dengan bisa mencetak double digit dalam urusan mencetak gol dan assist sekaligus.
Lukaku pun berharap Lautaro Martinez, yang menjadi tandemnya, bisa membantunya tampil lebih baik. Hal itu pun menjadi kenyataan karena ia mampu berduet dengan serasi dengan pemain asal Argentina itu, maupun juga dengan Alexis Sanchez.
"Saat ini adalah saat bagi saya untuk menganalisis permainan saya dan melihat apa yang telah saya lakukan dalam enam bulan terakhir dan untuk meneruskannya dan menambahkan sesuatu yang lain ke dalam permainan saya," ujarnya pada Thierry Henry dalam sesi live Instagram untuk Puma, seperti dilansir Goal International.
"Itulah rencananya. Saya ingin menjadi segalanya. Saya katakan kepada Anda (Henry) bahwa empat tahun lalu, itu adalah salah satu percakapan pertama di tim nasional. Saya mengatakan saya ingin menjadi seorang pria yang memiliki dua digit angka dalam gol dan assist jadi selangkah demi selangkah hal itu mulai jadi kenyataan," tuturnya.
"Dua puluh lima [gol], 10 [assist] akan menyenangkan. 20 [gol], 20 [assist] tidak mudah ... Saya membutuhkan Lautaro atau Alexis Sanchez untuk memberi saya bantuan besar. Tetapi mereka sudah bekerja dengan baik dengan saya, kami berganti dengan sangat baik. Tidak masalah siapa yang bermain dengan saya di depan," tegasnya.
Tidak Egois

Romelu Lukaku mengatakan dirinya memang sangat ingin mencetak banyak gol, khususnya bersama dengan Inter Milan. Akan tetapi ia sekarang telah belajar dari Antonio Conte untuk tidak bersikap egois.
Lukaku mengatakan sekarang ia tak akan memaksakan untuk mencetak gol. Jika melihat ada rekan yang berada dalam posisi lebih baik, ia akan memberikan umpan kepadanya.
"Ketika Anda dewasa, ini bukan hanya tentang diri Anda sendiri. Jelas mencetak banyak gol adalah kesukaan saya, obat saya, itu yang saya jalani tetapi semakin tua Anda membuat Anda harus menggunakan kecerdasan Anda juga karena saya selalu mengatakan saya seorang siswa dari olahraga ini," ujarnya.
"Jika saya ingin membantu tim saya, saya juga harus mampu memberikan assist karena tak bisa jika hanya saya saja [yang mencetak gol]. itu harus menjadi orang di sebelah Anda. Semua orang harus merasa penting. Jika saya tidak bisa melakukan tembakan, saya akan selalu berusaha menemukan umpan terakhir."
"Ketika kami melakukan analisis permainan, ketika kami menembak dari posisi di mana kita tidak harus menembak, ia (Conte) menghentikan video klip dan kemudian ia berkata 'lihat, pemain besar menemukan celah untuk mengumpan'."
Sejauh ini Romelu Lukaku telah bermain sebanyak 35 kali bagi Inter Milan di semua ajang kompetisi. Ia telah mencetak 23 gol dan baru lima assist.
(goal international)
Baca Juga:
- Manchester City Goda Lautaro Martinez dengan Gaji Tinggi
- Masih Ingat? Ini 5 Sentuhan Genius Mourinho Saat Inter Milan Robohkan Barcelona di UCL 2010
- Kritik Romelu Lukaku untuk Serie A yang Tunggu Virus Corona Serang Pemain
- Lautaro Sudah Jadi Aset Berharga Inter, Barcelona Jangan Mendekat
- Barcelona Siap Tumbalkan Dua Pemain Demi Mendapatkan Lautaro Martinez dan Neymar
- Inter Milan Adalah Rumah Bagi Bastoni
- Chelsea Tantang Barcelona Dalam Perburuan Lautaro Martinez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:47
-
Analisis: Pep Guardiola Pakai Cara 'Kuno' untuk Buat Arsenal Tak Berkutik
Liga Inggris 21 April 2026, 19:14
-
Liga Inggris 21 April 2026, 18:48

-
Link Nonton Streaming Real Madrid vs Alaves - Pekan ke-33 La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 18:32
-
Situasi Berubah, Sekarang Man United Didesak Rekrut Declan Rice!
Liga Inggris 21 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59







