AS Roma Butuh Healing? Mourinho Bilang Mental Pemainnya Lemah
Yaumil Azis | 10 Januari 2022 10:38
Bola.net - AS Roma seharusnya bisa meraup tiga poin dari laga lanjutan Serie A melawan Juventus yang digelar pada Senin (10/1/2022) dini hari tadi. Sayangnya, mereka justru menelan kekalahan dengan skor tipis 3-4.
Klub berjuluk Giallorossi tersebut sempat unggul dua kali dari tamunya itu. Mereka mencetak gol lebih dulu pada menit ke-11 lewat sundulan Tammy Abraham, sebelum dibalas Paulo Dybala tujuh menit berselang.
Pada awal babak kedua, mereka berhasil menambah dua gol dari Henrikh Mkhitaryan dan Lorenzo Pellegrini yang mengubah skor jadi 3-1. Margin skor dua gol terkadang sulit buat dikejar, apalagi kalau pertandingan telah memasuki babak kedua.
Namun Roma menjadi anomali. Memasuki menit ke-70, dalam kurun waktu tujuh menit, mereka kebobolan tiga gol dari aksi Manuel Locatelli, Dejan Kulusevski dan Mattia De Sciglio. Alhasil kedudukan berbalik jadi 3-4.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Masalah Menang 3-2
Roma mendapatkan kesempatan untuk menyamakan skor di menit ke-81, setelah Matthijs de Ligt melakukan handsball yang membuatnya menerima kartu kuning kedua. Sayang, Pellegrini gagal menghasilkan gol dari kesempatan emas tersebut.
Tentu ini menjadi pertanyaan. Bagaimana mungkin Roma bisa dikejar oleh Juventus saat sudah unggul jauh? Padahal Juventus punya masalah di lini depannya. Sang pelatih, Jose Mourinho, mengungkapkan kalau mental pemainnya sedang bermasalah.
"Semuanya berjalan dengan baik selama 70 menit, kemudian terjadi kolaps psikologis ini. Skor 2-3 membunuh kami. Felix tampil hebat, dengan akhir sebuah sprint melawan Cuadrado. Saya menariknya keluar dan penggantinya berbuat kesalahan."
"Ketika kami membiarkan mereka mengejar jadi 3-2, sebuah tim dengan mentalitas kuat seperti Juventus, karakter yang kuat. Rasa takut tercipta. Kerumitan psikologis. Saya tidak masalah menang 3-2, itu masalah buat mereka," katanya kepada DAZN.
Mental Pemain Lemah
Roma terbebani ketika Juventus mulai mengejar di saat sang pelatih sebenarnya tidak mempermasalahkan berapa pun skornya. Asalkan Giallorossi menang, itu cukup buat pelatih berkebangsaan Portugal tersebut.
"Pada akhirnya, ketika anda sedang buruk, anda harus bangkit dan menemukan karakter. Tapi ada beberapa orang di ruang ganti ini yang terlalu baik, sedikit lemah," kata Mourinho lagi.
"Saya sudah memberitahu para pemain, jika pertandingan berakhir di menit ke-70, itu sudah menjadi performa yang luar biasa. Sayangnya, pertandingan tidak berakhir seperti itu," pungkasnya.
Hasil ini jelas memperburuk peluang Roma buat finis di empat besar klasemen Serie A. Mereka sekarang menduduki peringkat ketujuh dengan 32 poin, tertinggal lima angka dari Juventus yang sekarang menempati posisi kelima.
(DAZN via Football Italia)
Baca Juga:
- De Sciglio: Kami Butuh 'Comeback Juventus' yang Ini untuk Hadapi Inter Milan
- Szczesny: Yang Tidak Yakin Juventus Bisa Finis di 4 Besar, Tak Usah Bertanding!
- Jadi Penentu Kemenangan Juventus, Szczesny Merendah: Ah, Saya Cuma Beruntung
- AS Roma vs Juventus: Ada yang Berani Mengkritik Szczesny? Lihat Statistik Ini Dulu
- Rapor Tim Juventus di Markas Roma: Dybala Menyala, De Sciglio Hero, Szczesny Sakti, De Ligt Penyakit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
LATEST UPDATE
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







