AS Roma Kena Mental di Markas Inter Milan
Afdholud Dzikry | 6 April 2026 05:28
Bola.net - AS Roma harus menelan kekalahan telak 2-5 saat bertandang ke markas Inter Milan di Giuseppe Meazza, Senin (6/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini jelas jadi pukulan berat, terutama dari sisi mental para pemain.
Tim asuhan Gian Piero Gasperini sebenarnya tidak sepenuhnya tampil buruk di awal. Namun, memasuki babak kedua, permainan mereka terlihat berantakan dan sulit dikendalikan.
Gol cepat Lautaro Martinez saat laga baru berjalan satu menit langsung mengubah ritme pertandingan. Roma sempat merespons lewat gol Gianluca Mancini, tapi situasi berubah setelah sang bek ditarik keluar karena cedera.
Sejak momen itu, permainan Roma perlahan runtuh. Inter menambah gol lewat Hakan Calhanoglu, Marcus Thuram, Nicolo Barella, dan satu gol tambahan dari Lautaro. Meski Lorenzo Pellegrini sempat mencetak gol, Roma tetap tak mampu bangkit.
Akibat kekalahan ini, posisi Roma di papan atas semakin terancam. Jarak dengan tim-tim pesaing zona Liga Champions mulai melebar, dan tekanan pun semakin besar.
Pukulan Mental di Markas Inter

Gasperini mengakui bahwa gol cepat Inter memang menyulitkan. Tapi menurutnya, tim masih mampu bereaksi dengan cukup baik di sepanjang babak pertama.
Masalah justru muncul setelah turun minum. Tertinggal saat jeda dinilai memberi dampak psikologis yang cukup terasa bagi para pemain.
"Itu bukan hal mudah ketika kebobolan di detik-detik pertama, tetapi setelah itu saya melihat Roma yang bagus, meskipun tertinggal saat jeda babak pertama benar-benar menjadi pukulan bagi moral tim," ujar Gian Piero Gasperini kepada DAZN Italia.
"Gol ketiga secara khusus membuat kami kehilangan semangat, dan sejak saat itu kami benar-benar menderita di lapangan."
Dampak Cedera Gianluca Mancini

Salah satu titik balik dalam pertandingan ini adalah cederanya Gianluca Mancini. Setelah ia keluar, lini belakang Roma terlihat jauh lebih rapuh.
Gasperini tidak menampik bahwa absennya pemain kunci memberi pengaruh besar. Apalagi, kondisi skuad memang sedang tidak ideal karena beberapa pemain lain juga absen.
"Tidak diragukan lagi, Mancini adalah pemain yang sangat penting bagi kami. Ketika kami memiliki skuad yang lengkap, kami jauh lebih kompetitif, tetapi saat ini kami kehilangan cukup banyak pemain," tambah mantan pelatih Atalanta tersebut.
"Saya melihat Roma yang oke di babak pertama, hasil akhir membuat segalanya tampak jauh lebih buruk, tetapi diakui pertandingan sudah berakhir saat gol ketiga terjadi dan kita harus memberikan kredit kepada tim Inter yang sangat kuat," lanjutnya.
Ambisi Mengejar Zona Liga Champions
Situasi Roma saat ini memang tidak mudah. Beberapa pemain seperti Manu Kone, Paulo Dybala, dan Artem Dovbyk masih belum bisa tampil.
Kembalinya Matias Soule sedikit membantu, tapi ia belum sepenuhnya menemukan bentuk permainan terbaik. Hal ini membuat pilihan Gasperini jadi terbatas.
Meski begitu, ia menegaskan timnya belum menyerah. Persaingan menuju zona Liga Champions masih terbuka, meski semakin ketat.
"Tidak, itu adalah pertandingan yang berbeda dan performanya selalu bagus. Malam ini kami melakukan kesalahan di babak kedua, ada penurunan moral yang nyata, Anda bisa kalah dari Inter di San Siro, tetapi tidak dengan skor seperti ini," tegas Gasperini.
"Sulit bagi kami, sulit bagi Juventus, Como, dan Atalanta, semua tim memperebutkan satu tempat. Kami sedikit tertinggal sekarang, tetapi kami akan melakukan segala kemungkinan untuk mengejar ketertinggalan, itu sudah pasti," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:17
-
Prediksi Venezia vs Inter 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 10:08
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


