Bagaimana Cara Serie A dan Bundesliga Menangani Pemain Positif Covid-19?
Yaumil Azis | 29 April 2020 07:32
Bola.net - Serie A dan Bundesliga diprediksi akan kembali dimulai dalam waktu dekat. Namun perlu diketahui bahwa ancaman Covid-19 belum sepenuhnya hilang dari benua Eropa.
Wabah virus Corona sudah mulai berkurang. Beberapa negara seperti Italia dan juga Jerman pun perlahan melonggarkan kebijakan lockdown yang dianggap ampuh dalam mengatasi wabah itu.
Sebelum ini, virus Corona sempat menggemparkan dunia sepak bola. Tidak hanya menghentikan kompetisi, namun sebagian pemain sampai terjangkit virus itu juga. Di Italia, Daniele Rugani dan Paulo Dybala adalah salah satu dari sekian pengidapnya.
Sekarang kedua pemain tersebut sudah dinyatakan bebas virus Corona usai melaksanakan proses swakarantina. Tetapi, bukan berarti mereka berpotensi terinfeksi lagi pada masa mendatang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bundesliga dan Serie A Segera Digelar Lagi
Italia dan Jerman sudah melonggarkan kebijakan lockdown. Tapi bukan berarti ancaman Covid-19 hilang sepenuhnya. Bahkan baru-baru ini penyebaran virus Corona dikabarkan semakin memburuk di Jerman.
Pelonggaran kebijakan lockdown ini juga berlaku kepada para atlet terkhususnya pesepakbola. Di Italia, mereka dibolehkan berlatih di tempat umum mulai tanggal 5 Mei, lalu bisa memasuki tempat latihan klub dua pekan setelahnya.
Jerman memilih langkah yang lebih ekstrim. Kendati kasus virus Corona memburuk, mereka tetap bersikukuh menggelar pertandingan Bundesliga mulai awal bulan Mei. Tentu saja penonton dilarang hadir ke stadion.
Kebijakan ini mendapatkan sorotan. Pasalnya, virus bisa tersebar antar pemain. Namun pihak Bundesliga memiliki protokol untuk mencegah hal yang ditakutkan terjadi. Skemanya kurang lebih mirip dengan yang akan digunakan Serie A.
Cara Penanganan di Jerman
Setiap pemain akan melakukan pengetesan untuk mengetahui kondisi fisiknya. Pertanyaannya adalah, apa yang akan dilakukan tim medis seandainya ada pemain yang positif terjangkit virus Corona?
Di Jerman, pemain yang positif terinfeksi virus Corona langsung diisolasi. Kemudian pengetesan akan diberikan kepada siapapun yang melakukan kontak fisik dengan pemain tersebut.
Sang pemain akan melangsungkan proses swakarantina selama dua pekan. Tetapi, pertandingan akan tetap dilangsungkan seperti biasanya.
Serie A Lebih Ekstrim
Italia menerapkan aturan yang lebih ekstrim. Pertama-tama, pemain yang positif terinfeksi virus Corona akan melakukan proses swakarantina selama dua pekan.
Orang-orang yang melakukan kontak fisik akan dites lagi dan harus melakukan swakarantina. Termasuk dari rekan setimnya, staf klub, hingga pemain lawan yang baru saja dihadapinya.
Jika itu terjadi, maka secara otomatis kompetisi kembali dihentikan selama dua pekan. Sehingga musim 2019/20 Serie A bisa berlangsung lebih lama atau dihentikan, seperti Ligue 1 dan Eredivisie.
(Football Italia)
Baca juga:
- Kabar Baik, La Liga Siap Digelar Kembali Mulai Bulan Juni
- Kisruh Perihal Serie A, Pemerintah Italia Mengancam akan Ikuti Langkah Prancis
- Mau Paul Pogba, Juventus Siapkan Pjanic dan Douglas Costa Sebagai Tumbal
- Soal Liga Domestik Lanjut atau Tidak, UEFA Tetapkan Deadline 25 Mei
- Tenang Milanisti, Rafael Leao Tidak Akan Dijual di Musim Panas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







