Begini Perbedaan Kultur Sepak Bola Italia dan Inggris Menurut Kacamata Conte
Yaumil Azis | 17 September 2019 07:22
Bola.net - Pernah melatih di Italia maupun di Inggris membuat nahkoda Inter Milan, Antonio Conte, bisa merasakan perbedaan yang mencolok. Terutama soal kultur sepak bola di luar lapangan.
Conte memulai kiprah kepelatihannya bersama Arezzo pada tahun 2006 silam. Namun, namanya baru dikenal oleh pecinta sepak bola di seluruh dunia setelah berhasil membuat Juventus bangkit di musim 2010-2011 lalu.
Setelah berpisah dengan Bianconeri pada tahun 2014, Conte memilih bergabung dengan Timnas Italia. Setelah dua musim terlewati, ia lalu melanjutkan karirnya dengan menukangi salah satu klub kuat Inggris, Chelsea.
Setelah cukup lama berada di Inggris, Conte akhirnya kembali berpijak di Italia. Pada bulan Juni lalu, pria berumur 50 tahun tersebut memutuskan untuk bergabung dengan klub raksasa Serie A lainnya, Inter Milan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ditanya Soal Formasi, Conte Berang
Conte bereaksi cukup keras saat ditanya oleh jurnalis mengenai formasi yang akan digunakan kala menghadapi Slavia Praha pada hari Selasa (17/9/2019) malam nanti. Ia merasa tidak ada yang aneh jika dirinya melakukan perubahan formasi.
Seperti yang diketahui, Conte cukup sering menggunakan formasi yang mengandalkan tiga bek. Bagi sebagian orang, formasi tersebut sudah tidak berfungsi lagi dalam ajang sebesar Liga Champions, seperti yang sudah terlihat saat bersama Juventus dan Chelsea.
"Selama seseorang mengatakan sesuatu di TV, semuanya akan percaya. Saya telah bermain di tiga Liga Champions, namun saya selalu berbuat sesuatu dengan kreasi yang baru," ujarnya seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Sebaliknya, yang lain memiliki tim yang sudah terbentuk. Itu yang bisa kami katakan kepada pandit. Semua yang berada di sini berpikir bahwa saya akan memenangkan semua yang saya sentuh, tapi itu tidak benar," lanjutnya.
Perbedaan Italia dan Inggris
Melatih Chelsea selama dua tahun membuat Conte sudah cukup paham dengan kultur sepak bola di Inggris, termasuk soal bagaimana tingkah pandit dari luar lapangan. Ia menjadikannya sebagai dasar untuk mengkritik kultur sepak bola Italia.
Ia merasa lingkungan sepak bola Italia, salah satunya pandit lokal, hanya terpaku kepada formasi yang digunakan. Sementara di Inggris, menurut pandangannya, tidak hanya berfokus pada hal itu saja.
"Hanya di Italia, kami terpaku kepada formasi. Saya telah melatih di Inggris dan mereka tidak peduli dengan itu," tambahnya.
"Sepak bola modern telah berubah dan anda harus bisa mengikuti perkembangan waktu, bahkan mereka yang pernah dilatih sebelumnya bisa melihat semuanya berbeda," tandasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
Eks Juru Transfer Juventus: Maurizio Sarri Buruk untuk Sepak Bola!
Edin Dzeko Punya Solusi untuk Atasi Rasisme di Italia, Apa Itu?
Conte: Barcelona Takkan Senang Hadapi Inter Milan
Kapok! Pandit Italia Ini Dipecat Usai Mengejek Lukaku dengan Nada Rasis di Televisi
Juventus Ramaikan Perburuan Nemanja Matic
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



