Benarkah Kalah Karena Wasit? AC Milan Menolak Cari Alasan, Mengakui Tampil Kurang Maksimal
Editor Bolanet | 15 Mei 2025 09:55
Bola.net - Kekalahan AC Milan dari Bologna dalam final Coppa Italia meninggalkan rasa kecewa yang mendalam bagi Sergio Conceicao. Pelatih asal Portugal itu mengakui timnya gagal tampil maksimal, terutama di babak kedua.
Meski sempat menunjukkan permainan seimbang di babak pertama, Rossoneri kesulitan membongkar pertahanan Bologna yang solid. Gol tunggal Dan Ndoye di menit ke-53 menjadi pukulan telak yang mengubur harapan Milan meraih trofi.
Kekalahan ini semakin memperburuk catatan Milan di musim yang penuh gejolak. Kini, mereka bahkan terancam gagal bermain di kompetisi Eropa musim depan.
Performa Milan Kurang Maksimal

Conceicao mengakui bahwa timnya seharusnya bisa bermain lebih baik melawan Bologna. Ia menegaskan bahwa kekalahan ini murni karena kesalahan tim sendiri, bukan karena keputusan wasit.
Meski ada beberapa insiden kontroversial, pelatih berusia 49 tahun itu enggan menjadikan wasit sebagai kambing hitam. Ia lebih memilih fokus pada evaluasi permainan timnya.
"Babak pertama cukup seimbang, kami punya beberapa peluang mencetak gol," ujar Conceicao kepada Sport Mediaset.
"Saya akui, kami bisa bermain lebih baik di babak kedua. Bologna sedikit beruntung dengan gol mereka, tapi mereka layak menjuarai trofi ini," tambahnya.
Insiden Kontroversial Wasit

Milan sempat protes keras terhadap keputusan wasit Maurizio Mariani yang dinilai kurang tegas. Insiden antara Lewis Ferguson dan Christian Pulisic seharusnya berujung kartu kuning kedua bagi pemain Bologna itu.
Namun, Conceicao menegaskan bahwa ia tidak ingin mencari-cari alasan. Baginya, yang lebih penting adalah mengevaluasi kesalahan tim sendiri.
"Saya tidak ingin mencari alasan dengan wasit. Ada dua atau tiga situasi kontroversial, tapi itu bukan alasan kekalahan kami," tegasnya.
"Kami harus bermain lebih baik. Kami menang Supercoppa, sampai final Coppa Italia, sekarang kami harus mengakhiri musim dengan bermartabat," lanjut Conceicao.
Bagaimana Tentang Strategi Milan?

Ketika ditanya apakah akan mengubah starting XI jika diberi kesempatan lagi, Conceicao menjawab dengan tegas. Ia menyatakan tetap percaya pada keputusan yang telah diambil sebelum laga.
Pelatih itu mengakui bahwa Bologna berhasil menerapkan pressing tinggi yang membuat Milan kesulitan. Akibatnya, Rossoneri sering terpaksa memainkan umpan-umpan panjang.
"Ada 10.000 hal yang terlintas di pikiran dalam situasi seperti ini. Tapi saya tetap akan membuat keputusan yang sama," ujarnya.
"Kami sudah mempersiapkan kiper sebagai sweeper, tapi terkadang terpaksa bermain bola panjang. 25 menit pertama sebenarnya tidak buruk," jelas Conceicao.
Masa Depan Conceicao di Milan

Kekalahan ini memunculkan spekulasi tentang masa depan Conceicao di Milan. Ketika ditanya apakah akan kembali membawa Milan ke Coppa Italia musim depan, ia hanya tersenyum tipis.
"Kita akan bertemu lagi Minggu depan untuk laga Serie A melawan Roma," jawabnya diplomatis.
"Ini pertandingan yang sangat kompetitif, setiap duel bisa menjadi penentu. Saya harus mengucapkan selamat kepada Bologna, mereka bermain dengan baik," tutup Conceicao.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Catatan Menarik Korea Selatan vs Ceko: Son Heung-min Samai Rekor Legenda
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:14
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 22:29
-
Ada Iklan di Tengah Laga, Tayangan Piala Dunia 2026 Langsung Tuai Kritik
Piala Dunia 12 Juni 2026, 19:31
-
Tempat Menonton Kanada vs Bosnia dan Herzegovia: Kick Off Jam Berapa?
Piala Dunia 12 Juni 2026, 19:15
-
Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
Piala Dunia 12 Juni 2026, 18:45
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
















