Bojan Kembali Sindir Sepakbola Italia
Editor Bolanet | 19 Agustus 2013 12:30
- Bojan Krkic saat ini tengah menjalani karir barunya sebagai pemain pinjaman di Ajax Amsterdam. Sempat menjalani dua tahun karir yang kurang menyenangkan di Italia, pemain berusia 22 tahun ini nampaknya masih menyimpan dendam terhadap kompetisi Serie A.
Setelah bulan lalu menyatakan bahwa pilihannya berkarir bersama AS Roma dan AC Milan adalah sebuah kesalahan, kemarin (18/08) pemain yang masih milik Barcelona FC ini menyindir Serie A sebagai kompetisi yang arogan.
Pernyataan tersebut dinyatakan Bojan saat menjalani wawancara dengan media Spanyol mengenai kehidupan barunya di Belanda.
Amsterdam adalah kota yang hebat, memiliki kultur unik dan filosofi menarik. Mereka tahu apa yang mereka inginkan dan dan sangat terorganisasi, ungkap Bojan kepada Marca.
Bekerja tiap hari bersama Dennis Bergkamp, Jaap Stam, dan Frank de Boer terasa fantastis dan sangat membantu saya. Semangat saya terangkat kembali karena merasa menjadi bagian penting dalam tim. Saya sangat bahagia.
Pemain berdarah Serbia ini kemudian membandingkan atmosfer yang dialaminya di Ajax dengan dua klubnya terdahulu.
Setiap tim ingin memainkan sepakbola indah dan memiliki pemain muda. Mereka tak hanya bertahan. Hal itulah yang membuat sepakbola terasa menyenangkan di Belanda.
Orang-orang tidak bersikap arogan di sini. Para pemain lebih rendah hati dan berpikiran positif. Kompetisi sendiri juga berjalan dengan sangat menarik, tutup Bojan. [initial]
Setelah bulan lalu menyatakan bahwa pilihannya berkarir bersama AS Roma dan AC Milan adalah sebuah kesalahan, kemarin (18/08) pemain yang masih milik Barcelona FC ini menyindir Serie A sebagai kompetisi yang arogan.
Pernyataan tersebut dinyatakan Bojan saat menjalani wawancara dengan media Spanyol mengenai kehidupan barunya di Belanda.
Amsterdam adalah kota yang hebat, memiliki kultur unik dan filosofi menarik. Mereka tahu apa yang mereka inginkan dan dan sangat terorganisasi, ungkap Bojan kepada Marca.
Bekerja tiap hari bersama Dennis Bergkamp, Jaap Stam, dan Frank de Boer terasa fantastis dan sangat membantu saya. Semangat saya terangkat kembali karena merasa menjadi bagian penting dalam tim. Saya sangat bahagia.
Pemain berdarah Serbia ini kemudian membandingkan atmosfer yang dialaminya di Ajax dengan dua klubnya terdahulu.
Setiap tim ingin memainkan sepakbola indah dan memiliki pemain muda. Mereka tak hanya bertahan. Hal itulah yang membuat sepakbola terasa menyenangkan di Belanda.
Orang-orang tidak bersikap arogan di sini. Para pemain lebih rendah hati dan berpikiran positif. Kompetisi sendiri juga berjalan dengan sangat menarik, tutup Bojan. [initial]
(mrc/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















