Bonucci Bicara Soal Kepergian Ronaldo dan Keputusannya Tolak Zenit
Dimas Ardi Prasetya | 20 Oktober 2021 00:32
Bola.net - Bek Juventus Leonardo Bonucci meminta rekan-rekannya bangkit usai kepergian Cristiano Ronaldo dan mengaku ia pernah hampir pindah ke Zenit St Petersburg.
Juventus mengambil langkah kejutan pada musim panas 2018 silam. Mereka berani memboyong Cristiano Ronaldo dari Real Madrid.
Saat itu Juve memboyong Ronaldo dengan harga sekitar 100 juta euro. Saat itu CR7 dikontrak empat tahun.
Tapi Ronaldo cuma bertahan tiga tahun saja. Pada musim panas 2021 kemarin, ia meminta cabut dari Juventus demi pulang kembali ke Manchester United.
Kata Bonucci Soal Kepergian Ronaldo
Juventus tampak mengalami kesulitan setelah ditinggalkan oleh Cristiano Ronaldo. Mereka tak tampil semulus yang diharapkan di awal kompetisi musim 2021-22 ini.
Penampilan Juve belakangan ini memang membaik. Namun Leonardo Bonucci ingin rekan-rekannya bisa tampil lebih baik lagi, seperti saat sebelum Ronaldo mendarat di Turin.
“Ronaldo membuat pilihan yang kami hormati,” buka Bonucci seperti dilansir Football Italia.
"Tahun lalu tim bermain untuknya, sekarang grup harus menemukan kembali semangat Juve yang ada sebelum kedatangannya."
Bonucci Tolak Zenit
Leonardo Bonucci memang sudah lama membela Juventus. Namun ada beberapa momen di mana ia nyaris cabut dari Turin.
Namun ia kemudian membatalkannya. Bonucci sebelumnya pernah mengaku hampir cabut ke Manchester City namun ia sekarang mengaku bahwa ia juga pernah akan merapat ke Zenit St Petersburg.
“Saya bisa saja pergi ke Zenit 10 tahun yang lalu. [Mantan pelatih Antonio] Conte mengatakan kepada saya bahwa saya adalah yang terakhir dalam urutan kekuasaan bek dan bahwa saya dapat menemukan akomodasi lain," ungkapnya.
"Kami mengadakan pembicaraan dengan Zenit, tetapi saya mendengarkan harga diri saya dan memutuskan untuk tetap tinggal," aku Bonucci.
Leonardo Bonucci pernah sekali meninggalkan Juventus yakni pada musim 2017-18. Saat itu ia pindah ke AC Milan selama semusim sebelum akhirnya balik lagi ke Turin.
(Football Italia)
Jangan Lewatkan:
- Prediksi Zenit St Petersburg vs Juventus 21 Oktober 2021
- Klaim Bos FIGC: Cristiano Ronaldo Bukan Pembelian Bagus Bagi Juventus
- Juventus Tetapkan Dusan Vlahovic Jadi Prioritas Transfer di 2022
- Lautaro Martinez dan Para Pemain yang Masuk Starting XI Termahal Serie A 2021/2022
- Allegri Jelaskan Strategi Juventus: Kami Lebih Cocok Main Serangan Balik
- Waduh, Raiola Tawarkan De Ligt ke Chelsea, Barcelona, dan Man City
- Tentang Gol 'Aneh' ke Gawang AS Roma, Moise Kean: Yang Penting Bolanya Masuk
- Juventus vs AS Roma, Mourinho: Tim yang Pantas Menang Akhirnya Kalah!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59










