Buka-bukaan Direktur Inter: Bangganya Jual Onana, Menyesal Tolak Kvaratskhelia, Dimarahi Anak Sendiri Gara-gara Jashari!
Editor Bolanet | 11 Agustus 2025 10:36
Bola.net - Direktur Olahraga Inter Milan, Piero Ausilio, baru-baru ini membuka cerita di balik layar pekerjaannya. Ia secara blak-blakan mengungkap berbagai kisah menarik sepanjang kariernya yang penuh warna.
Dalam sebuah wawancara eksklusif, Ausilio membeberkan transfer-transfer terbaik yang pernah ia lakukan. Di sisi lain, ia juga tidak ragu untuk mengakui beberapa penyesalan terbesarnya di bursa transfer.
Tak hanya itu, sang direktur bahkan menceritakan sebuah kisah negosiasi gila yang pernah ia alami. Kisah tersebut melibatkan drama perceraian pemain yang hampir menggagalkan transfer krusial bagi klub.
Pengakuannya memberikan gambaran utuh tentang tekanan, intrik, dan cerita unik di dunia transfer sepak bola. Berikut adalah rangkuman dari kisah-kisah menarik seorang Piero Ausilio.
Transfer Paling Membanggakan
Selama lebih dari satu dekade menjabat sebagai direktur, Piero Ausilio telah berhasil mendatangkan banyak pemain hebat. Namun, ada beberapa nama yang secara khusus membuatnya merasa sangat bangga.
Ia menyoroti penjualan Andre Onana ke Manchester United sebagai salah satu bisnis terbaiknya. Inter diketahui merekrut Onana secara gratis dan berhasil menjualnya seharga 55 juta Euro setahun kemudian.
Selain Onana, ada nama-nama lain yang juga menjadi kebanggaannya. Beberapa di antaranya bahkan direkrut saat masih berusia muda dan kini menjadi pilar penting.
"Transfer yang paling saya banggakan adalah Mateo Kovacic dan Marcelo Brozovic. Ditambah Onana, lalu tentunya Lautaro Martinez, Yann Bisseck, Marcus Thuram," ujarnya kepada La Gazzetta dello Sport.
Penyesalan Bernama Kvaratskhelia
Tentu saja, di balik setiap kesuksesan, selalu ada cerita tentang penyesalan. Ausilio dengan jujur mengakui bahwa ia pernah melewatkan kesempatan emas untuk merekrut Khvicha Kvaratskhelia.
Menurutnya, pada saat itu Kvaratskhelia sebenarnya ditawarkan ke banyak klub besar di Italia. Ia pun mengakui bahwa kegagalan merekrutnya adalah sebuah kesalahan dari pihaknya.
Namun, ada alasan taktis yang kuat di balik keputusan tersebut. Skema permainan Inter saat itu dinilai tidak akan cocok untuk memaksimalkan gaya bermain sang bintang Georgia.
"Masalahnya adalah kami bermain dengan sistem 3-5-2 dan dia cocok untuk 4-3-3, itulah mengapa kami tidak merekrutnya. Saya terbiasa membangun tim dengan menghormati ide-ide pelatih," jelas Ausilio.
'Dimarahi' Anak Sendiri Gara-gara Jashari
Penyesalan Ausilio ternyata tidak hanya terjadi di masa lalu. Baru-baru ini, ia kembali melewatkan satu talenta berbakat yang kini justru bergabung dengan rival sekota, AC Milan.
Pemain yang dimaksud adalah Ardon Jashari, yang baru saja direkrut oleh Rossoneri. Usut punya usut, Ausilio sebenarnya sudah direkomendasikan untuk merekrut Jashari sejak lama.
Uniknya, rekomendasi tersebut datang langsung dari putranya sendiri, Niccolo. Sang anak yang gemar menganalisis pemain bahkan sempat 'memarahi' ayahnya karena kegagalan transfer ini.
"Ketika Jashari direkrut Milan, dia memarahi saya. Dia telah menyarankan saya untuk merekrutnya saat masih di Luzern dan berkata kami telah melepaskannya, tetapi kami tidak bisa membeli setiap pemain berbakat yang ada," ungkap Ausilio.
Negosiasi Tersulit Inter Milan
Ausilio juga membagikan salah satu kisah negosiasi paling gila dan menegangkan sepanjang kariernya. Momen itu terjadi saat kondisi keuangan Inter sedang dalam posisi yang sangat sulit.
Ia sedang dalam proses menjual seorang pemain ke luar negeri untuk menyehatkan finansial klub. Namun, sebuah panggilan telepon tak terduga datang dan hampir merusak semua rencana yang telah disusun.
Seorang pengacara perceraian yang sangat terkenal mengabarkan bahwa istri si pemain sedang mengajukan gugatan cerai. Sang istri bahkan meminta agar paspor suaminya disita oleh pihak berwenang.
"Saya putus asa, bagaimana kami bisa menyelesaikan ini? Saya mengunci mereka di sebuah ruangan sampai mereka menyelesaikan semuanya, baik perjanjian cerai maupun penjualan pemain. Saya tidak tahu apakah itu negosiasi tersulit, tetapi mungkin yang paling penting," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
LATEST UPDATE
-
Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Liga Italia 14 Maret 2026, 08:00
-
Jakarta Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Digelar di Ancol
Lain Lain 14 Maret 2026, 07:50
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Strategi Juventus Goda Alisson Becker, Inter Milan Terancam Gigit Jari
Liga Italia 14 Maret 2026, 06:33
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54










