Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions

Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Pelatih Como, Cesc Fabregas. (c) Fabrizio Corradetti/LaPresse via AP

Bola.net - Cesc Fabregas buka-bukaan soal taktik membangun serangan. Pelatih Como yang juga mantan pemain Barcelona itu menyebut anggapan Man City selalu build up dari belakang itu mitos belaka.

Pernyataan ini keluar jelang laga krusial Como kontra Roma. Fabregas memang dikenal sebagai pelatih muda dengan pemikiran taktik yang dalam dan kadang nyeleneh.

Ia sedang mempersiapkan timnya yang kini duduk manis di peringkat empat Serie A. Posisi yang bikin banyak orang melongo, tapi tidak untuk Fabregas.

Saat ditanya soal peluang timnya ke Liga Champions, responsnya dingin. Ia malah mengingatkan semua orang untuk tetap membumi.

"Kalau kami bisa lolos, itu bagus. Kalau tidak, kami tetap berproses," ujar Fabregas dalam konferensi pers jelang laga.

Haram Bahas Liga Champions

Haram Bahas Liga Champions

Selebrasi pemain Como usai melawan Juventus, 22 Februari 2026 lalu. (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP

Posisi Como di empat besar memicu euforia yang sangat luar biasa. Namun, Fabregas justru melarang keras para pemainnya membahas Liga Champions.

Sang pelatih tidak ingin ambisi tersebut merusak fokus utama tim. Ia menganggap saat ini belum waktunya untuk bermimpi terlalu jauh.

"Jika kami sampai di sana, bagus, jika tidak, kami terus membangun," ujar Cesc Fabregas.

"Saya akan marah jika para pemain saya berbicara tentang Liga Champions saat ini. Bukan karena subjeknya sendiri, tetapi karena ini bukan momen yang tepat," tegasnya.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 16 Maret 2026
Como Como
00:00 WIB
AS Roma AS Roma

Pujian Setinggi Langit untuk AS Roma

Pujian Setinggi Langit untuk AS Roma

Selebrasi bek sayap Roma, Wesley Franca merayakan golnya ke gawang Juventus, 2 Maret 2026. (c) Alfredo Falcone/LaPresse via AP

Menghadapi AS Roma, Fabregas menunjukkan rasa hormat yang sangat tinggi. Ia menyadari sang lawan memiliki kedalaman skuad yang sangat mengerikan.

Menurutnya, pergerakan transfer Roma pada bulan Januari lalu sangat jenius. Hal ini membuat level permainan lawan mereka meningkat secara drastis.

"Mereka memiliki jendela transfer luar biasa, mereka telah meningkatkan level lebih dari siapa pun," puji Fabregas.

Como dituntut menampilkan performa masterclass demi meraih tiga poin mutlak. Fabregas merujuk pada kemenangan sensasional mereka pada beberapa laga sebelumnya.

"Kami membutuhkan permainan yang sempurna, seperti saat menang di Napoli atau melawan Juventus," ungkap mantan gelandang Arsenal ini.

"Kami harus bermain dengan cara kami, dan kemudian lapangan yang akan berbicara," lanjutnya.

Singgung Taktik Manchester City

Singgung Taktik Manchester City

Pelatih Como, Cesc Fabregas. (c) Fabrizio Corradetti/LaPresse via AP

Fabregas juga membedah potensi perubahan taktis akibat absennya beberapa pilar. Ia menyoroti peran krusial Nico Paz di sektor lini tengah.

Banyak pihak menyarankan agar pemain tersebut bermain lebih ke dalam. Namun, Fabregas menolak mentah-mentah ide eksperimen perubahan formasi taktis tersebut.

"Belum, karena dia adalah seorang trequartista, sosok pemain yang sangat naluriah," jelas sang manajer.

Saat membahas opsi pengganti, Fabregas memberikan sebuah perumpamaan yang menarik. Ia secara lugas membawa nama besar Manchester City asuhan Pep Guardiola.

"Anda pikir Manchester City asuhan Guardiola selalu membangun serangan dari belakang? Tidak," tukas Fabregas.

"Terkadang lawan menekan Anda, terkadang Anda tidak memiliki pemain seperti Busquets atau Pique," terangnya.

"Ketika pelatih tidak mempercayai fase pertamanya, Anda harus bekerja keras dan membangun kepercayaan itu," pungkasnya.