Buka-bukaan Pavel Nedved: Ini Alasan Juventus Memecat Sarri dan Allegri
Yaumil Azis | 25 Maret 2021 00:48
Bola.net - Legenda sekaligus wakil presiden Juventus, Pavel Nedved, berbicara banyak soal apa yang terjadi di dalam internal klub. Termasuk keputusan pemecatan dua pelatih sebelum Andrea Pirlo, Massimiliano Allegri dan Maurizio Sarri.
Allegri bergabung dengan Juventus pada tahun 2014 sebagai pengganti Antonio Conte. Pria berumur 53 tahun tersebut menukangi Bianconeri lima musim dan mempersembahkan total 11 gelar dari berbagai ajang.
Torehan tersebut belum mencakup keberhasilan Allegri membawa Juventus ke babak final Liga Champions sebanyak dua kali. Tidak bisa dimungkiri, ia pantas dianggap sebagai pelatih tersukses dalam sejarah Bianconeri.
Sayangnya, Allegri tidak bisa bertahan lama. Sebelum musim 2018/19 berakhir, ia mengumumkan akan berpisah dengan Juventus. Meskipun banyak dugaan yang menyatakan kalau dirinya dipecat oleh manajemen klub.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Alasan Juventus Memecat Sarri
Selepas Allegri pergi, Juventus mengangkat Maurizio Sarri sebagai pelatih barunya. Pencetus 'Sarriball' ini dihajar oleh kritikan hampir selama satu musim penuh, namun masih mampu membawa Juventus juara Serie A.
Sayangnya, kekalahan di tangan Olympique Lyon dalam ajang Liga Champions membuat Sarri harus kehilangan pekerjaannya. Manajemen mendepaknya dan menggantikannya dengan Pirlo yang masih hijau dalam dunia kepelatihan.
Setelah hampir setahun berlalu, Nedved angkat bicara untuk mendiskusikan keputusan berpisah dengan kedua nahkoda tersebut. Untuk Sarri, ia menjelaskan kalau ada kondisi yang membuat kedua belah pihak tak bisa melanjutkan perjalanan.
"Sarri adalah sosok profesional yang hebat, pelatih luar biasa. Kami baik-baik saja, tapi ada kondisi yang tak memungkinkan kami untuk terus bersama. Ini adalah keputusan bersama," kata Nedved kepada DAZN.
Soal Allegri dan Conte
Juventus harus kehilangan salah satu pelatih terbaiknya ketika Allegri memutuskan mundur. Tapi Nedved mengatakan kalau tim tidak menyesali kepergian pria yang juga pernah melatih AC Milan tersebut.
"Kami melewati tahun-tahun yang fantastis bersama Allegri. Dia membuat sejarah di Juventus dan kami berpisah secara alami. Tidak ada penyesalan," lanjutnya.
Juventus telah mendominasi Italia selama hampir satu dekade, diawali saat Antonio Conte menduduki kursi kepelatihan klub. Sekarang, Conte sedang berjuang mendapatkan trofi Serie A perdananya bersama Inter yang notabene rival bebuyutan Juventus.
"Saya tidak punya pesan buat Conte. Dia membawa Inter ke jalur kemenangan dan tahu caranya. Persaingan itu ada dan akan selalu ada, tapi dalam persahabatan. Dia 10 poin di atas Juventus dan punya kewajiban untuk menang," pungkasnya.
(DAZN - via Football Italia)
Baca Juga:
Juventus Pastikan Cristiano Ronaldo dan Andrea Pirlo Bertahan
Liverpool Ternyata Tidak Berminat Rekrut Aaron Ramsey
Zinedine Zidane Tangani Juventus Musim Depan?
Georgina Rodriguez Pamer Pose Jadi Model Cover Dua Majalah Sekaligus, Cantik dan Seksi!
Cristiano Ronaldo Diklaim Hanya Jadi Beban di Juventus, Sepakat?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



