Buruknya Akurasi Juventus
Editor Bolanet | 3 Maret 2015 10:40
- Serangan pemimpin klasemen tidak optimal saat bertandang ke markas tim peringkat dua AS Roma pada giornata 25 Serie A 2014/15, Selasa (03/3). Juventus pun hanya bisa bermain imbang 1-1 dan terpaksa pulang dengan satu angka.
Akurasi Juventus bisa dibilang sangat buruk dalam laga ini. Di babak pertama saja, Juventus cuma bisa melepas empat shots melalui Alvaro Morata (2), Carlos Tevez serta Arturo Vidal dan tak satu pun yang sampai ke mulut gawang Roma (2 melenceng, 2 diblok). Untuk pertama kalinya di Serie A musim ini, Juventus gagal membukukan shot on target dalam 45 menit awal sebuah laga.
Sepanjang laga, Juventus melepas total 10 shots dan hanya satu yang tepat sasaran. Shot on target tunggal Juventus oleh Tevez lewat eksekusi tendangan bebas itu sukses terkonversi menjadi gol di menit 64.
Roma yang menang ball possession (58%) justru menghasilkan total shots lebih sedikit (8). Namun, Roma unggul shots on target (3). Dari tiga shots on target Roma atas nama Kostas Manolas, Seydou Keita dan pemain pengganti Radja Nainggolan, salah satunya bersarang di gawang Gianluigi Buffon, yaitu oleh Keita pada menit 78.
Sundulan jarak dekat Keita meneruskan crossing Alessandro Florenzi dalam situasi set piece itu membuat skor kembali sama kuat. Tak ada gol tambahan hingga peluit panjang, kedua tim pun bermain imbang dan Juventus tetap unggul sembilan angka atas Roma. [initial]
(opta/gia)
Akurasi Juventus bisa dibilang sangat buruk dalam laga ini. Di babak pertama saja, Juventus cuma bisa melepas empat shots melalui Alvaro Morata (2), Carlos Tevez serta Arturo Vidal dan tak satu pun yang sampai ke mulut gawang Roma (2 melenceng, 2 diblok). Untuk pertama kalinya di Serie A musim ini, Juventus gagal membukukan shot on target dalam 45 menit awal sebuah laga.
Sepanjang laga, Juventus melepas total 10 shots dan hanya satu yang tepat sasaran. Shot on target tunggal Juventus oleh Tevez lewat eksekusi tendangan bebas itu sukses terkonversi menjadi gol di menit 64.
Roma yang menang ball possession (58%) justru menghasilkan total shots lebih sedikit (8). Namun, Roma unggul shots on target (3). Dari tiga shots on target Roma atas nama Kostas Manolas, Seydou Keita dan pemain pengganti Radja Nainggolan, salah satunya bersarang di gawang Gianluigi Buffon, yaitu oleh Keita pada menit 78.
Sundulan jarak dekat Keita meneruskan crossing Alessandro Florenzi dalam situasi set piece itu membuat skor kembali sama kuat. Tak ada gol tambahan hingga peluit panjang, kedua tim pun bermain imbang dan Juventus tetap unggul sembilan angka atas Roma. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
-
Pochettino Tak Membantah Ada Kontak dengan Milan, Begini Katanya
Liga Italia 3 Juni 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














