Campur Aduk di Singapura: Evaluasi Performa Pemain Milan dari Duel Lawan Arsenal
Gia Yuda Pradana | 24 Juli 2025 14:28
Bola.net - Laga pramusim pertama AC Milan di Singapura berakhir dengan kekalahan tipis 0-1 dari Arsenal. Meski begitu, drama adu penalti yang menyusul memberi kemenangan hiburan bagi Rossoneri berkat tiga penyelamatan dari kiper muda Lorenzo Torriani. Pertandingan ini memberi banyak pelajaran, terutama soal kondisi awal para pemain jelang musim baru.
Beberapa nama tampil solid, sebagian lain masih mencari ritme permainan. Milan tampil cukup kompetitif, meski terlihat belum padu di sejumlah sektor penting. Pertarungan sengit di lini belakang dan penampilan pemain debutan jadi sorotan tersendiri.
Pramusim bukan soal hasil, melainkan kesempatan untuk menilai kualitas dan kesiapan pemain. Lantas, siapa yang tampil menonjol dan siapa yang masih angin-anginan? Mari kita bahas performa mereka secara santai, tapi mendalam.
Garis Pertahanan: Tomori Aman, Bartesaghi Keteteran
Fikayo Tomori tampil sebagai palang pintu utama pasukan Massimiliano Allegri di laga ini. Ia sigap membaca arah serangan dan beberapa kali melakukan blok krusial. Bahkan, ia kerap naik membantu membangun serangan.
Malick Thiaw juga menunjukkan ketenangan meski tidak terlalu menonjol. Ia piawai menjaga area dalam kotak penalti dan minim kesalahan. Sebaliknya, Pavlovic tampil naik turun dan beberapa kali salah dalam umpan-umpan pendek.
Bartesaghi harus berjibaku menghadapi Bukayo Saka sepanjang laga. Ia tampak kesulitan mengatasi kecepatan lawan dan tak mampu mengawal ketat saat Arsenal mencetak gol. Performanya menunjukkan masih perlu banyak belajar.
Tengah Milan: Ricci Stabil, Musah Ceroboh
Ruben Loftus-Cheek menjadi motor lini tengah dengan gaya agresifnya. Ia rajin melakukan tusukan ke area lawan, meski penyelesaian akhirnya belum maksimal. Tetap saja, ia memberi warna berbeda di lini tengah.
Ricci tampil tenang dan rapi dalam mengatur tempo. Ia jarang kehilangan bola dan tampil efektif sebagai pengatur ritme. Meskipun tidak mencolok, perannya penting dalam menjaga aliran bola Milan tetap hidup.
Musah, sayangnya, tampil kurang meyakinkan. Ia beberapa kali kehilangan bola di area rawan dan gagal memberi kontribusi berarti. Penampilannya masih jauh dari kata aman untuk pertandingan kompetitif.
Sayap Tak Maksimal, Leao Pusat Serangan
Alexis Saelemaekers memulai laga cukup baik dengan beberapa umpan akurat. Namun, ia membuang satu peluang emas dan tampil lemah saat bertahan. Ketidakseimbangannya cukup merugikan tim.
Rafael Leao menjadi sumber kreativitas utama dan ancaman bagi Arsenal. Ia terlibat dalam hampir semua peluang Milan meski belum selalu membuat keputusan tepat. Performa ini menjadi sinyal positif untuk laga-laga berikutnya.
Pulisic minim kontribusi karena jarang mendapat bola. Beberapa kali ia mencoba masuk ke kotak penalti, tapi langsung dikunci lawan. Waktu bermain yang singkat membuat sulit menilai performanya secara utuh.
Torriani Bersinar, Para Pengganti Tumpul
Torriani mencuri panggung dengan tiga penyelamatan gemilang saat adu penalti. Bahkan sebelum itu, kiper muda yang turun dari bangku cadangan itu membuat penyelamatan penting dari peluang emas Arsenal. Performanya memberi angin segar bagi Milan.
Para pengganti lain tidak banyak memberi pengaruh. Chukwueze dan Okafor gagal tampil menekan dan terlihat ragu-ragu. Okafor bahkan gagal mengeksekusi penalti, memperburuk kesan debut pramusimnya.
Gabbia dan Dutu tampil aman meski minim sorotan. Beberapa pemain muda lainnya mendapat menit bermain, tapi tidak cukup lama untuk dinilai. Laga ini menjadi ajang eksperimen, dan Torriani menjadi bintang utamanya.
Sumber: Sempre Milan
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Pelajaran Berharga dari Kekalahan AC Milan dalam Laga Pramusim Arsenal vs Milan
- Michelle Agyemang: Super Sub 19 Tahun Inggris yang Jadi Penentu di Euro 2025
- Cerita Kepahlawanan Aitana Bonmati: Dari Ranjang Rumah Sakit ke Final Women Euro 2025
- Lagi-lagi Inggris vs Spanyol! Final Women Euro Beraroma Pembalasan dan Misi Sejarah
- Rashford di Barcelona: Investasi Risiko Rendah untuk Pemain Serbaguna Berkelas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Conference League: Jadwal Perempat Final, Siapa Lawan Siapa?
Liga Eropa UEFA 20 Maret 2026, 09:06
-
Liga Europa: Jadwal Perempat Final, Siapa Lawan Siapa?
Liga Eropa UEFA 20 Maret 2026, 08:52
-
Thibaut Courtois Cedera Usai Real Madrid Hajar Man City, Absen Enam Pekan?
Liga Champions 20 Maret 2026, 04:44
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Torino, Minggu 22 Maret 2026
Liga Italia 20 Maret 2026, 10:59
-
Alasan-alasan Joshua Zirkzee Cocok untuk Juventus
Liga Italia 20 Maret 2026, 10:35
-
Prediksi Bournemouth vs Man United 21 Maret 2026
Liga Inggris 20 Maret 2026, 10:24
-
Prediksi Barcelona vs Rayo Vallecano 22 Maret 2026
Liga Spanyol 20 Maret 2026, 09:45
-
Prediksi Juventus vs Sassuolo 22 Maret 2026
Liga Italia 20 Maret 2026, 09:22
-
Conference League: Jadwal Perempat Final, Siapa Lawan Siapa?
Liga Eropa UEFA 20 Maret 2026, 09:06
-
Liga Europa: Jadwal Perempat Final, Siapa Lawan Siapa?
Liga Eropa UEFA 20 Maret 2026, 08:52
-
Rahasia Wangi Clean Saat Lebaran: Simple Tapi Bikin Percaya Diri
Lain Lain 20 Maret 2026, 08:00
-
Thibaut Courtois Cedera Usai Real Madrid Hajar Man City, Absen Enam Pekan?
Liga Champions 20 Maret 2026, 04:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28








