Cerita Adriano Eks Inter Milan, Depresi Hingga Jadi Tukang Mabuk
Asad Arifin | 30 Agustus 2018 23:33
- Masih ingat dengan Adriano Leite, eks penyerang Inter Milan yang dikenal dengan tendangan super kerasnya? Adriano baru-baru ini membuat sebuah pengakuan mengapa dirinya bisa menjadi pemabuk.
Saat bermain untuk Inter, Adriano kerap disebut salah satu pemain berbakat asal Brasil di awal tahun 2000-an. Sebagai penyerang, dia punya atribut lengkap, mulai dari kemampuan menyundul hingga tendangan keras.
Namun, karir Adriano tidak pernah mencapai puncaknya. Adriano mengalami depresi karena kematian ayahnya. Hal itu berdampak pada kehidupannya yang makin kacau. Dia pun kecanduan alkohol dalam fase akut.
Pada tahap tersebut, Adriano mengakui salah pergaulan. Tidak ada yang coba untuk mencegahnya 'berkawan' dengan alkohol. Hasilnya, karirnya pun tamat di usai produktif. Simak penuturan Adriano dengan scroll artikel di bawah ini.
Sepakbola, Pesta dan Wanita

Setelah kematian ayahnya, Adriano tidak menampik jika dirinya depresi. Pada momen itu, dia mengaku sangat menderita. Kemudian dia melampiaskan semua pada alkohol dan mabuk hampir setiap malam.
Hanya saya yang bisa merasakan betapa saya menderita. Kematian ayah membuat saya merasa sangat kesepian. Segalanya memburuk. Saya mengisolasi diri, buka Adriano.
Saya sendirian di Italia, sedih dan depresi. Kemudian saya mulai minum. Saya merasa bahagia jika minum. Saya melakukannya setiap lama. Saya minum semuanya: anggur, wiski, vodka, bir, sambung.
Celakanya, Adriano mengaku jika dia salah bergaul. Temannya justru membuat dia makin terjerumus. Teman-teman saya tidak melakukan apa pun kecuali membawa saya ke pesta dengan wanita dan alkohol, tanpa memikirkan apa pun, tuturnya.
Latihan Dalam Kondisi Mabuk

Kehidupan Adriano yang buruk berdampak langsung pada karir sepakbolanya. Ia kehilangan sisi disiplin sebagai seorang atlet profesional. Adriano sering datang ke latihan dalam kondisi mabuk.
“Saya tiba di pagi hari untuk sesi latihan bersama Inter. Saya selalu datang, bahkan jika saya benar-benar mabuk dan staf medis harus membawa saya tidur di rumah sakit. Inter mengatakan kepada media jika saya baru saja mengalami masalah otot, kenangnya.
“Saya tidak berhenti minum dan pada akhirnya saya harus meninggalkan Inter, sesal Adriano.
Video Asian Games 2018

*Update terkini Asian Games 2018 mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di sini.(foti/asa)
(foti/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









