Chivu Peringatkan Inter Milan: Perburuan Scudetto Masih Milik 5 Tim
Afdholud Dzikry | 12 Januari 2026 14:47
Bola.net - Inter Milan gagal mengunci kemenangan di kandang sendiri. Hasil imbang 2-2 kontra Napoli di Giuseppe Meazza, Senin (12/1/2026) dini hari, menyisakan penyesalan mendalam bagi pelatih Cristian Chivu.
Sempat unggul dua kali, Nerazzurri harus rela berbagi angka. Kegigihan tim tamu yang menolak menyerah menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah.
Gol Federico Dimarco dan penalti Hakan Calhanoglu seolah sia-sia. Scott McTominay selalu punya jawaban instan untuk menyamakan kedudukan bagi Napoli.
Hasil ini jelas lebih baik dari pertemuan Oktober lalu. Kala itu, Napoli sukses membungkam Inter dengan skor telak 3-1.
Chivu pun angkat bicara soal performa anak asuhnya. Ia menyoroti peta persaingan gelar yang kini kian memanas dan terbuka lebar.
Penyesalan dan Pengakuan Chivu

Chivu melihat laga ini sebagai pertarungan dua raksasa sejati. Kedua tim dinilai telah mengerahkan segalanya demi tiga poin, meski hasil akhir berkata lain.
"Saya melihat dua tim kuat yang melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan ini," ujar Chivu kepada DAZN Italia.
Rasa kecewa jelas menyelimuti kubu tuan rumah. Kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi sorotan utama sang pelatih dalam evaluasi pasca-laga.
"Ada penyesalan karena kami dua kali memimpin dan tidak menang, tetapi tidak pernah mudah saat menghadapi lawan kuat," imbuhnya.
Namun, Chivu tetap sportif mengakui kualitas lawan. Napoli dinilai layak mendapat kredit karena mentalitas mereka yang terus bertarung hingga peluit akhir.
"Sayang sekali, tapi ini adalah dua tim hebat yang menaikkan level sepak bola modern dan Serie A," tegasnya.
Celah Taktis di Lini Tengah Nerazzurri
Napoli memberikan perlawanan sengit sejak awal babak kedua. Chivu mengakui timnya sempat kesulitan meredam agresivitas lawan selama 20 menit pertama.
Ada celah taktis yang berhasil dimanfaatkan lawan dengan cerdik. Tekanan agresif Napoli membuat formasi Inter terkadang terlalu terbuka saat mencoba membangun serangan.
"Kami tahu Napoli akan agresif, tetapi kami sedikit terpecah," analisis Chivu.
Ia menyoroti pergerakan pemain kunci Napoli di ruang sempit. Koneksi antar lini lawan menjadi masalah utama bagi pertahanan Inter malam itu.
"Mereka bermain sangat baik di ruang sempit dengan McTominay dan Lobotka untuk menemukan Politano atau Elmas di sisi luar," jelasnya.
Kesalahan pressing inilah yang menjadi evaluasi fatal. Namun, penyesuaian yang dilakukan kemudian membuat hasil imbang dianggap cukup adil.
Perang Terbuka Menuju Gelar
Hasil imbang ini menjaga jarak aman Inter di puncak klasemen. Mereka unggul tiga poin dari Milan dan empat poin di atas Napoli.
Namun, ancaman belum berakhir. Juventus dan Roma terus mengintai di belakang dengan selisih poin yang sangat tipis.
"Saya pikir ada empat atau lima tim dalam perburuan gelar ini," kata Chivu mengingatkan.
Jadwal tunda menjadi faktor krusial berikutnya. Laga yang digeser akibat Supercoppa Italiana pekan depan bisa mengubah konstelasi papan atas secara drastis.
"Kami, Napoli, Bologna, dan Milan semuanya memiliki satu pertandingan di tangan. Kami semua tahu ini akan menjadi pertarungan sampai akhir," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



