Cisse Mulai Cemas Dengan Kemandulannya
Editor Bolanet | 16 November 2011 19:24
- Penyerang Lazio, Djibril Cisse mengaku mulai merasa cemas dan gugup karena tak kunjung mencetak gol lagi sejak awal bergulirnya Serie A.
Cisse diboyong Biancocelesti dari Panathinaikos musim panas kemarin, dan melakukan awal yang menjanjikan dengan mencetak gol dalam tiga laga awalnya bersama Lazio - dua laga di Liga Europa serta pada laga pembuka Serie A di mana mereka menahan AC Milan 2-2.
Namun sejak itu, Cisse tak pernah lagi membobol gawang lawan, dan hal itu diakui membuatnya tersingkir dari timnas Prancis, meski ia masih merasa bisa merebut tempatnya kembali.
Saya melalui masa sulit. Saya tak lagi mencetak gol di liga selama 10 laga, tapi saya takkan menyerah. Saya sungguh rindu mencetak gol. Lebih mudah bagi saya pulih dari cedera, tapi lama tak mencetak gol sungguh berat. Itu menyakitkan saya, tuturnya.
Saya jelas mulai merasa sedikit gugup, tapi saya paham jika pelatih internasional ingin memberi kesempatan pada setiap orang.
Orang mengatakan saya sudah mati ketika hijrah ke Yunani. Itu membuat saya tertawa. Orang yang kenal saya paham jika saya tak pernah menyerah dan saya tak pernah melakukan sesuatu tanpa rencana. Saya tahu apa yang saya butuhkan untuk kembali ke tim nasional.
Penyerang eksentrik berusia 30 tahun itu juga mengungkapkan pada L’Equipe jika ia masih memiliki ambisi di kampung halamannya.
Saya hanya perlu enam gol untuk mencapai angka 100 di Ligue 1. Saya bisa jamin jika saya akan mencapainya, bahkan jika saya hanya bermain untuk dua klub saja - Auxerre atau Marseille, tutur Cisse merujuk dua klub yang pernah dibelanya di Prancis. (foti/row)
Cisse diboyong Biancocelesti dari Panathinaikos musim panas kemarin, dan melakukan awal yang menjanjikan dengan mencetak gol dalam tiga laga awalnya bersama Lazio - dua laga di Liga Europa serta pada laga pembuka Serie A di mana mereka menahan AC Milan 2-2.
Namun sejak itu, Cisse tak pernah lagi membobol gawang lawan, dan hal itu diakui membuatnya tersingkir dari timnas Prancis, meski ia masih merasa bisa merebut tempatnya kembali.
Saya melalui masa sulit. Saya tak lagi mencetak gol di liga selama 10 laga, tapi saya takkan menyerah. Saya sungguh rindu mencetak gol. Lebih mudah bagi saya pulih dari cedera, tapi lama tak mencetak gol sungguh berat. Itu menyakitkan saya, tuturnya.
Saya jelas mulai merasa sedikit gugup, tapi saya paham jika pelatih internasional ingin memberi kesempatan pada setiap orang.
Orang mengatakan saya sudah mati ketika hijrah ke Yunani. Itu membuat saya tertawa. Orang yang kenal saya paham jika saya tak pernah menyerah dan saya tak pernah melakukan sesuatu tanpa rencana. Saya tahu apa yang saya butuhkan untuk kembali ke tim nasional.
Penyerang eksentrik berusia 30 tahun itu juga mengungkapkan pada L’Equipe jika ia masih memiliki ambisi di kampung halamannya.
Saya hanya perlu enam gol untuk mencapai angka 100 di Ligue 1. Saya bisa jamin jika saya akan mencapainya, bahkan jika saya hanya bermain untuk dua klub saja - Auxerre atau Marseille, tutur Cisse merujuk dua klub yang pernah dibelanya di Prancis. (foti/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 07:25
-
Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Paraguay
Piala Dunia 13 Juni 2026, 07:09
-
Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
Piala Dunia 13 Juni 2026, 05:40
-
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 04:30
-
Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 00:01
-
Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:32
-
Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:25
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









