Como Resmi Lolos ke Eropa, Fabregas: Kami Bukan Inter, Milan, atau Juventus!
Afdholud Dzikry | 11 Mei 2026 13:46
Bola.net - Cesc Fabregas berhasil membawa Como mencetak sejarah besar di panggung Serie A. Mereka dipastikan lolos ke kompetisi Eropa musim depan setelah menang tipis 1-0 atas Hellas Verona, Minggu (10/5/2026) malam WIB.
Gol tunggal dari Tasos Douvikas menjadi penentu kemenangan krusial tersebut pada Minggu sore. Hasil manis ini membuat posisi tim asuhan Fabregas tidak mungkin lagi terlempar dari enam besar klasemen.
Seluruh pendukung tim berjuluk I Lariani itu kini tengah merayakan momen emosional yang luar biasa. Pencapaian bersejarah ini diraih tepat dua tahun setelah klub berhasil memastikan diri promosi dari kasta kedua Italia.
Fabregas pun tidak bisa menyembunyikan rasa bangga atas perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh anak asuhnya. Ia merasa transformasi klub dari tim medioker menjadi kontestan Eropa sungguh sangat tidak masuk akal bagi banyak pihak.
Perjalanan Bersejarah dari Serie D ke Eropa

Sejarah ini terasa sangat istimewa mengingat Como pernah terpuruk hingga kasta terbawah sepak bola Italia. Banyak pendukung setia yang masih mengingat masa-masa sulit saat mereka masih berkompetisi di Serie D.
Fabregas dinilai sukses menanamkan gaya main modern meski tekanan dari media sosial sangatlah berat. Ia mampu menyatukan pemain bintang dan pemain lama menjadi kekuatan baru yang menakutkan di kasta tertinggi Italia.
“Saya sangat senang dan bangga hari ini. Dua tahun lalu kami promosi ke Serie A dan hari ini kami lolos ke Eropa,” ujar Cesc Fabregas dengan bangga.
“Tim, klub, dan para penggemar semuanya telah berkembang, ini tidak bisa dijelaskan. Kita akan mengingat hari ini hingga dua puluh tahun dari sekarang,” tambah pelatih asal Spanyol tersebut.
Tetap Rendah Hati

Como memang menjadi salah satu klub dengan pengeluaran transfer paling boros sepanjang musim dingin 2025 lalu. Namun, status tersebut tidak membuat Fabregas merasa timnya sudah setara dengan para raksasa liga.
Sang pelatih justru ingin para pemain dan pendukung tetap menginjak bumi di tengah euforia. Ia menekankan bahwa identitas Como tetaplah sebuah tim rendah hati yang terus belajar setiap harinya.
“Ada banyak pertandingan musim ini, kami tidak bisa selalu bermain dengan cara yang sama. Banyak penggemar hari ini mengirimi saya pesan tentang saat kami masih di Serie D,” terangnya.
“Kami bukan Milan, Inter, Juventus, atau Napoli, kami adalah tim yang rendah hati dan ingin menikmati momen ini,” tegas legenda Barcelona tersebut.
Keberhasilan mengamankan tiket kompetisi Eropa ini sebenarnya hanyalah awal dari ambisi besar manajemen klub. Fabregas kini memiliki dua pertandingan tersisa untuk mencoba peruntungan meraih tiket ke Liga Champions yang lebih bergengsi.
Menariknya, sang pelatih sempat berencana terbang ke Spanyol untuk menyaksikan laga panas El Clasico malam ini. Namun, pesta perayaan sejarah di kota Como sepertinya akan membuat rencana perjalanan pribadinya tersebut berubah total.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
