Conte Bisa Latih Juve Gara-Gara 'Barcelona'
Editor Bolanet | 8 Mei 2013 16:13
- Dalam buku otobiografinya Antonio Conte bertutur tentang ciri khas yang ingin ia lihat di miliknya, ia ingin mengadopsi gaya si raksasa La Liga.
Hal itu yang akhirnya membuat Conte terpilih menukangi Juventus sejak tahun 2011, hal itu ia paparkan dalam buku berjudul ‘Testa, cuore e gambe' (Kepala, hati dan kaki).
Dalam wawancara kerja bersama Andrea Agnelli, Conte meyakinkan sang presiden hanya dirinyalah yang pantas menukangi Si Kekasih Italia.
Dalam beberapa tahun sebelumnya Juve selalu membiarkan lawan menguasai bola. Saya ingin itu diubah, saya ingin lawan yang takut duluan dengan kami, sekali pun belum berhadapan di lapangan, tulisnya.
Juve butuh pemain yang lapar kemenangan dan percaya pada proyek ini. Dalam periode seperti ini besar-kecilnya nama tak jadi soal, namun perlu pemain yang bisa menyuguhkan sepakbola menyerang dan bertahan bersamaan seperti Barca.
Pada kalimat-kalimat terakhirnya Conte bilang kepada Agnelli bahwa ide sepakbola modern seperti itu cepat atau lambat akan mengembalikan kejayaan Juve di Italia dan Eropa, plus disertai masa yang singkat.
Conte membuktikan ucapannya itu di musim perdananya, ia memenangi Scudetto tanpa terkalahkan. Kemudian di musim ini ia melakukan back to back Scudetto bagi Juve.[initial]
Hal itu yang akhirnya membuat Conte terpilih menukangi Juventus sejak tahun 2011, hal itu ia paparkan dalam buku berjudul ‘Testa, cuore e gambe' (Kepala, hati dan kaki).
Dalam wawancara kerja bersama Andrea Agnelli, Conte meyakinkan sang presiden hanya dirinyalah yang pantas menukangi Si Kekasih Italia.
Dalam beberapa tahun sebelumnya Juve selalu membiarkan lawan menguasai bola. Saya ingin itu diubah, saya ingin lawan yang takut duluan dengan kami, sekali pun belum berhadapan di lapangan, tulisnya.
Juve butuh pemain yang lapar kemenangan dan percaya pada proyek ini. Dalam periode seperti ini besar-kecilnya nama tak jadi soal, namun perlu pemain yang bisa menyuguhkan sepakbola menyerang dan bertahan bersamaan seperti Barca.
Pada kalimat-kalimat terakhirnya Conte bilang kepada Agnelli bahwa ide sepakbola modern seperti itu cepat atau lambat akan mengembalikan kejayaan Juve di Italia dan Eropa, plus disertai masa yang singkat.
Conte membuktikan ucapannya itu di musim perdananya, ia memenangi Scudetto tanpa terkalahkan. Kemudian di musim ini ia melakukan back to back Scudetto bagi Juve.[initial]
(juve/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













