'Conte Hengkang, Juve Akan Berbeda di Liga Champions'
Editor Bolanet | 17 Juli 2014 20:05
- Motivator Leonardo Bonucci, Alberto Ferrarini mengungkapkan bahwa kepergian Antonio Conte bisa membuat Juventus bermain lebih baik di Liga Champions, terutama setelah kedatangan pelatih baru Massimiliano Allegri.
Seperti diketahui, secara mengejutkan Conte memutuskan hengkang dari Juventus hanya beberapa pekan jelang dimulainya Serie A. Banyak kabar yang menyebut bahwa Conte hengkang karena adanya ketidakcocokan dengan manajemen terkait kebijakan transfer.
Namun bagi Ferrarini, yang ditugaskan sebagai motivator bagi para pemain Juventus, dirinya menilai bahwa kepergian Conte yang dia nilai sebagai pelatih top Italia akan membuat Juventus tampil beda di Liga Champions musim depan.
Di Liga Champions, menurut pendapat saya, Juventus bisa bermain lebih lepas dan bebas untuk mengekspresikan diri yang belum pernah terjadi sebelumnya, terangnya.
Conte telah menjadi pelatih top di Italia selama tiga tahun terakhir, tapi pada saat yang sama dia tak mampu menyalurkan kekuatannya ke Eropa, timpalnya.
Lantas Ferrarini pun mengomentari kedatangan Massimiliano Allegri yang ditunjuk untuk menggantikan posisi Antonio Conte.
Bagaimana dengan Allegri? Dia memiliki kesempatan yang gila dan unik. Ingat, bahwa seorang juara melihat perubahan sebagai peluang, bukan tragedi, tandasnya.[initial]
(foti/dzi)
Seperti diketahui, secara mengejutkan Conte memutuskan hengkang dari Juventus hanya beberapa pekan jelang dimulainya Serie A. Banyak kabar yang menyebut bahwa Conte hengkang karena adanya ketidakcocokan dengan manajemen terkait kebijakan transfer.
Namun bagi Ferrarini, yang ditugaskan sebagai motivator bagi para pemain Juventus, dirinya menilai bahwa kepergian Conte yang dia nilai sebagai pelatih top Italia akan membuat Juventus tampil beda di Liga Champions musim depan.
Di Liga Champions, menurut pendapat saya, Juventus bisa bermain lebih lepas dan bebas untuk mengekspresikan diri yang belum pernah terjadi sebelumnya, terangnya.
Conte telah menjadi pelatih top di Italia selama tiga tahun terakhir, tapi pada saat yang sama dia tak mampu menyalurkan kekuatannya ke Eropa, timpalnya.
Lantas Ferrarini pun mengomentari kedatangan Massimiliano Allegri yang ditunjuk untuk menggantikan posisi Antonio Conte.
Bagaimana dengan Allegri? Dia memiliki kesempatan yang gila dan unik. Ingat, bahwa seorang juara melihat perubahan sebagai peluang, bukan tragedi, tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
-
Pochettino Tak Membantah Ada Kontak dengan Milan, Begini Katanya
Liga Italia 3 Juni 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
-
RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
Liga Inggris 5 Juni 2026, 20:28
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













