Curtis Jones Ungkap Alasan Pilih Inter Milan, Fans Jadi Faktor Penentu
Aga Deta | 22 Agustus 2026 13:24
Bola.net - Curtis Jones akhirnya meninggalkan Liverpool dan memulai petualangan baru bersama Inter. Gelandang berusia 25 tahun itu mengaku sudah lama menginginkan kesempatan untuk bermain di San Siro.
Jones disebut telah mendorong kepindahan ke Inter sejak Januari lalu. Setelah proses negosiasi berlangsung, Liverpool akhirnya menerima biaya transfer 30 juta euro ditambah bonus 5 juta euro serta persentase dari penjualan berikutnya.
Kepindahan tersebut sekaligus menjadi langkah besar bagi Jones yang menghabiskan seluruh kariernya di Liverpool. Ia tumbuh dari akademi klub masa kecilnya sebelum akhirnya memilih mencari tantangan baru di Italia.
Jones menandatangani kontrak hingga Juni 2031 dan langsung mengungkapkan antusiasmenya. Ia menyebut pengalaman menghadapi Inter di Liga Champions musim lalu menjadi salah satu alasan kuat di balik keputusannya.
Jones Sudah Lama Menginginkan Kepindahan ke Inter

Jones tidak menyembunyikan rasa bahagianya setelah resmi menjadi pemain Inter. Ia menilai klub asal Italia tersebut merupakan tempat yang tepat untuk mengambil langkah berikutnya dalam kariernya.
Keputusan meninggalkan Liverpool bukan hal mudah karena Jones merupakan pemain yang lahir dan berkembang di kota tersebut. Namun, ia merasa sudah berada pada fase karier ketika perubahan menjadi pilihan yang tepat.
"Rasanya luar biasa. Saya sudah lama ingin datang ke Inter, jadi saya sangat bersemangat," kata Jones.
"Saya adalah anak Liverpool, seorang Scouser, dan saya menghabiskan seluruh hidup saya di sana. Namun, pada tahap karier saya sekarang, saya ingin mengambil langkah berikutnya dan saya pikir ini adalah klub yang sempurna bagi saya untuk melakukannya," lanjut Jones.
Atmosfer Fans Inter Bikin Jones Mantap

Salah satu faktor terbesar yang membuat Jones tertarik kepada Inter adalah atmosfer suporter. Ia merasakan langsung gairah fans Nerazzurri ketika Liverpool menghadapi Inter di Liga Champions musim lalu.
Jones menyebut pengalaman berada di lapangan San Siro membuatnya memahami kuatnya hubungan antara klub dan suporter. Kedekatan tersebut mengingatkannya pada pengalaman yang selama ini ia rasakan bersama fans Liverpool.
"Hal terbesar adalah perasaan yang saya rasakan musim lalu ketika bermain melawan Inter di Liga Champions dan merasakan gairah fans mereka terhadap tim. Tentu saja, Anda juga bisa membicarakan trofi, sejarah klub, dan semua pemain hebat yang pernah mengenakan seragam ini. Namun, fans adalah faktor penentunya," ujar Jones.
"Saya berada di lapangan San Siro dan bisa mendengar mereka bernyanyi serta mendukung para pemain sepanjang pertandingan. Datang dari Liverpool, saya selalu terbiasa dengan cinta dan dukungan seperti itu, hubungan yang kuat dengan fans. Saya berharap bisa membangun ikatan spesial yang sama dengan para pendukung Inter," tutur Jones.
Bangga Jadi Bagian dari Sejarah Inter

Kehadiran Jones juga menjadi bagian dari gelombang pemain Inggris yang datang ke Inter pada musim panas ini. Selain Jones, klub juga merekrut Djed Spence dan John Stones.
Jones menilai kedatangan kedua pemain tersebut menunjukkan kualitas Inter. Ia juga terkesan dengan sejarah klub, kekuatan skuad, serta kualitas pelatih dan staf yang bekerja di San Siro.
"Saya belum berbicara dengan mereka, tetapi fakta bahwa pemain seperti Stones dan Spence datang ke Inter menunjukkan level tim ini. Inter memiliki sejarah yang luar biasa, skuad ini bekerja dengan sangat baik bersama, ada pelatih yang hebat dan staf yang luar biasa," jelas Jones.
"Itu semua merupakan hal yang dihargai para pemain dan menunjukkan kualitas klub ini. Saya bangga menjadi salah satu pemain tersebut. Yang benar-benar penting adalah tim dan fansnya. Saya bangga menjadi bagian dari klub seperti ini karena sejarah sudah berbicara untuk dirinya sendiri. Anda hanya perlu melihat sekeliling, nama-nama di dinding dan trofi di belakang saya tidak membutuhkan penjelasan," pungkas Jones.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



