Daniele De Rossi Berbeda dengan Jose Mourinho
Asad Arifin | 11 Februari 2024 06:06
Bola.net - AS Roma memang kalah dari Inter Milan pada pekan ke-24 Serie A 2023/2024. Meskipun kalah, laga ini menegaskan bahwa Daniele De Rossi berbeda dengan pelatih Roma yang dulu yakni Jose Mourinho.
Roma menjamu Inter Milan di Stadion Olimpico, Minggu (11/2/2024) dini hari WIB. Roma sempat unggul dengan skor 2-1 pada babak pertama, akan tetapi kalah 4-2 ketika laga berakhir.
Hasil ini mengakhiri tren positif Roma di bawah kendali De Rossi. Setelah menang pada tiga laga awal, Roma akhirnya kalah. Meskipun kalah, respon yang diberikan De Rossi sangat menarik.
Kata-kata dan sikap De Rossi berbeda jauh jika dibanding Jose Mourinho. De Rossi mengakui Roma kalah, tetapi membesarkan hati anak asuhnya. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Wajah Baru Roma di Tangan De Rossi

Pada era Jose Mourinho, AS Roma acap kali merasa inferior ketika berjumpa tim top lain. Mourinho merasa seolah-olah Roma sulit menang lawan tim-tim besar lain. Mourinho juga sering 'berulah' begitu laga usai.
Namun, De Rossi memberi warna berbeda di Roma. De Rossi secara tegas membuat pagar pembatas antara Roma rezim Mourinho dengan Roma yang sekarang.
"Luciano Spalletti adalah mentor saya dan dia selalu mengatakan setelah kekalahan, Anda melakukannya dengan baik, tapi tidak ada pujian. Anda kalah, pulanglah dan itu berarti Anda harus mengerjakan sesuatu," kata De Rossi.
"Laga yang sangat seimbang, namun pada akhirnya Inter yang menang, jadi jika kami ingin mencapai level mereka, kami harus menganalisis laga ini dan berupaya memperbaiki kekurangan," tegasnya.
Formasi, Perubahan Paling Mencolok

Pada era Jose Mourinho, AS Roma acap kali memilih bermain reaktif. Mourinho lebih sering memakai formasi 3-5-2. Namun, formasi tiga bek warisan Mourinho itu segera dihapus oleh De Rossi. Roma kini bermain dengan formasi 4-3-3.
4-3-3 adalah formasi yang sudah lama dipakai Roma sebelum Mourinho datang, termasuk ketika De Rossi masih aktif bermain.
"Kami harus berani, menyerang, tapi kami juga tahu ada momen di mana kami harus bertahan dan melakukan serangan balik, karena itulah sepak bola," tegas pelatih berusia 40 tahun tersebut.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2023/2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








