Dapur Taktik Allegri: Begini Caranya Mengakali Badai Cedera dan Bawa Milan ke Puncak Klasemen Serie A
Tim Bolanet | 20 Oktober 2025 09:01
Bola.net - Massimiliano Allegri membeberkan alasan di balik pilihan taktiknya saat AC Milan menaklukkan Fiorentina 2-1. Ia mengaku harus sangat cermat dalam mengelola skuadnya yang sedang pincang.
Kemenangan ini membawa Rossoneri ke puncak klasemen Serie A. Sebuah pencapaian luar biasa mengingat tim sedang dilanda badai cedera parah.
Salah satu keputusan yang menjadi sorotan adalah pemasangan Rafael Leao sebagai penyerang tengah. Allegri menjelaskan bahwa langkah itu diambil demi menjaga keseimbangan dan opsi di babak kedua.
Ia menegaskan bahwa dalam kondisi darurat, seorang pelatih harus berpikir untuk durasi 90 menit penuh. Tidak hanya untuk starting XI yang diturunkan sejak awal.
Menjaga Kedalaman Skuad

Krisis cedera yang menimpa pemain seperti Pulisic, Rabiot, dan Nkunku membuat Allegri tak punya banyak pilihan. Ia harus berhemat pemain untuk memastikan ada tenaga baru yang bisa masuk dari bangku cadangan.
Oleh karena itu, ia memutuskan untuk menyimpan Santiago Gimenez terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar Milan memiliki kartu truf yang bisa mengubah permainan di tengah laga.
"Saya perlu memiliki beberapa opsi untuk masuk dari bangku cadangan, jika tidak, saya tidak punya siapa-siapa lagi," ujar Allegri kepada DAZN Italia.
"Ketika begitu banyak pemain hilang di area yang sama, saya harus mengevaluasi jalannya 90 menit, penting untuk tetap membuka pilihan," lanjutnya.
Peran Baru dan Kebebasan Leao
Rafael Leao sempat terlihat kesulitan saat bermain sebagai penyerang tunggal di awal laga. Namun, situasinya berubah drastis setelah Santiago Gimenez dimasukkan.
Masuknya Gimenez membuat Leao bisa bergerak lebih bebas dan tidak terpaku di satu posisi. Hasilnya, ia mampu mencetak dua gol krusial yang memenangkan pertandingan bagi Milan.
"Dia memiliki lebih banyak kebebasan untuk menjelajah dengan adanya Gimenez, tetapi dia juga bisa bermain sebagai penyerang tengah," jelas Allegri.
"Karena Fofana maju ke depan dan itu memungkinkan kami mengisi area penalti dengan pemain yang datang dari lini lebih dalam," imbuhnya.
Penunjukan Algojo Penalti
Kejutan lain adalah keputusan menunjuk Rafael Leao sebagai eksekutor penalti. Padahal, Milan punya rekor buruk dalam tendangan 12 pas dan itu adalah penalti pertama Leao di Serie A.
Allegri mengungkapkan bahwa keputusan itu sudah direncanakan. Ia melihat Leao berlatih dengan baik pada sesi pagi hari dan memberinya kepercayaan penuh.
"Saya yang menyuruh Rafa untuk mengambil penalti, dia sudah mencobanya pagi ini saat latihan dan melakukannya dengan baik," kata Allegri.
"Fofana juga penendang penalti yang bagus, kami perlu meningkatkan tingkat keberhasilan kami. Saya jarang menonton saat tim saya mengambil penalti, itu membawa keberuntungan bagi saya di Turin, dan lagi malam ini," ungkapnya.
Reaksi Tim yang Memuaskan
Secara keseluruhan, Allegri sangat puas dengan cara timnya berjuang meraih kemenangan. Ia memuji reaksi para pemain setelah sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Robin Gosens.
Menurutnya, Milan sejatinya sudah mengendalikan permainan sejak awal. Fiorentina bahkan tidak memiliki peluang berarti sebelum berhasil mencuri gol.
"Saya hanya bisa mengatakan bahwa tim bermain dengan baik. Sampai gol mereka tercipta, saya rasa Fiorentina tidak punya satu pun tembakan," tuturnya.
"Kami bereaksi dengan baik setelah tertinggal dan tim berjuang sampai akhir untuk meraih kemenangan," pungkas sang pelatih.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Direktur Fiorentina Ngamuk Soal VAR: Skandal! Tapi Kalau Ada yang Salah, Itu Saya, Bukan Pioli!
- Pengakuan Langka Luka Modric: Rafael Leao Adalah Salah Satu Pemain Terbaik di Dunia!
- Comeback Sempurna! 2 Gol Rafael Leao Bawa AC Milan Kudeta Puncak Klasemen Serie A
- Man of the Match AC Milan vs Fiorentina: Rafael Leao
- Hasil AC Milan vs Fiorentina: Dua Gol Leao dan Bantuan VAR Antar Rossoneri ke Puncak Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










