Dari Lukaku sampai McBro: Sosok-sosok Penting di Balik Scudetto Napoli
Gia Yuda Pradana | 24 Mei 2025 10:47
Bola.net - Napoli kembali menaklukkan Italia dan merebut gelar Serie A keempat dalam sejarah klub. Scudetto ini terasa spesial karena menjadi yang pertama di bawah komando Antonio Conte. Di musim perdananya, sang pelatih langsung membawa warna baru bagi tim asal Italia Selatan.
Bukan hanya nama Conte yang jadi pembicaraan, tapi juga para pemain yang tampil luar biasa sepanjang musim. Beberapa nama bahkan mencuri perhatian berkat kontribusi besar di momen-momen penting. Dari pemain lama hingga rekrutan anyar, mereka bahu-membahu menuju puncak klasemen.
Gelar ini bukan sekadar tentang angka dan statistik, tapi juga tentang karakter dan perjalanan. Dilansir AFP Sports, inilah para sosok yang menjelma jadi fondasi kesuksesan Napoli musim ini.
Romelu Lukaku: Bukan Semata Pencetak Gol
Romelu Lukaku kembali menemukan versi terbaik dirinya di bawah bimbingan Antonio Conte. Setelah sukses di Inter, dia kini menjadi tumpuan Napoli di usia 32 tahun. Perannya tidak lagi semata pencetak gol, tetapi juga pemantul dan pembuka ruang.
Musim ini, Lukaku mencatat 14 gol dan 10 assist di Serie A. Dia menjadi penghubung antarlini, menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Gaya mainnya lebih dewasa dan terukur dibandingkan sebelumnya.
Kehadiran Lukaku menambal absennya Osimhen yang dipinjamkan ke Galatasaray. Napoli tetap tajam di depan dan Lukaku menjadi alasan utamanya.
Scott McTominay: McBro yang Dicintai Tifosi
Didatangkan dari Manchester United pada detik-detik akhir bursa transfer, McTominay langsung memberi dampak. Dia cepat nyetel dengan Napoli dan gaya bermain Serie A. Energinya di lapangan langsung jadi bahan pembicaraan.
Dengan torehan 12 gol, ini adalah musim terbaik dalam kariernya. Dia tampil penuh semangat dan dicintai para tifosi, yang memberinya julukan “McFratm” atau “McBro.” Julukan itu menggambarkan betapa dia menyatu dengan kota Naples.
Bukan cuma di lapangan, McTominay juga menikmati kehidupan di luar stadion. Dia bahkan sempat memuji tomat lokal, camilan favoritnya.
Giacomo Raspadori: Kejutan dari Bangku Cadangan
Giacomo Raspadori tak sering masuk starting eleven, tapi selalu siap memberi kejutan dari bangku cadangan. Kontribusinya makin terasa setelah kepergian Kvaratskhelia ke PSG. Sejak pertengahan Februari, perannya dalam tim meningkat drastis.
Dia hanya 10 kali menjadi starter musim ini, tapi mampu mencetak lima gol dan satu assist. Koneksi dengan Lukaku terbentuk di momen-momen penting. Ketajamannya hadir saat Napoli sangat membutuhkannya.
Conte menggunakan Raspadori seperti kartu as di tangan. Setiap kali dipanggil, dia menjawab dengan performa yang menentukan.
Andre-Frank Zambo Anguissa: Kokoh di Lini Tengah
Musim lalu, Anguissa sempat jadi simbol kegagalan Napoli. Musim ini, gelandang asal Kamerun itu menjelma sebagai pilar utama. Bersama McTominay dan Lobotka, dia membentuk lini tengah yang kokoh dan agresif.
Enam gol dan empat assist menjadi rekor terbaik dalam kariernya. Salah satu momennya yang paling dikenang adalah gol ke gawang Juventus yang krusial. Dia hampir tak pernah absen sepanjang musim.
Konsistensi dan determinasi Anguissa membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin. Dari keterpurukan, dia bangkit dan membawa Napoli kembali ke singgasana Serie A.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

