Datang Mahal, Sempat Cedera, Kini Jashari Ungkap Nikmatnya Satu Lapangan dengan Modric dan Rabiot di AC Milan
Dimas Ardi Prasetya | 19 Desember 2025 14:07
Bola.net - Ardon Jashari resmi menjadi bagian AC Milan setelah didatangkan dari Club Brugge pada bursa transfer musim panas lalu. Rossoneri menebus gelandang muda tersebut dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 36 juta euro.
Kepindahan Jashari ke San Siro sempat diwarnai drama karena proses negosiasi berjalan cukup panjang. Namun sang pemain mantap memilih Milan meski mendapat tawaran dari klub lain.
Harapan besar sempat terhambat ketika Jashari mengalami cedera fibula saat sesi latihan tak lama setelah bergabung. Cedera itu membuatnya harus menepi lebih dari dua bulan dan tertinggal dalam persaingan tim utama.
Kini, setelah kembali bugar, Jashari mulai merasakan atmosfer sebenarnya bermain di Milan. Ia pun mendapat pengalaman berharga berbagi lapangan dengan nama-nama besar di lini tengah Rossoneri.
Belajar Langsung dari Luka Modric

AC Milan mendatangkan Luka Modric untuk menambah pengalaman dan kualitas di lini tengah musim panas lalu. Kehadiran sang maestro langsung memberi dampak besar, termasuk bagi pemain muda seperti Jashari.
Meski baru berstatus pelapis dan mencatat empat penampilan dengan total 196 menit bermain, Jashari mengaku banyak belajar dari Modric. Ia merasa beruntung bisa berlatih dan bertanding bersama pemain sekelas peraih Ballon d’Or itu.
Menurut Jashari, Modric bukan hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat di ruang ganti. Hal itu membuat proses adaptasi dan pembelajaran berjalan lebih cepat.
“Bermain bersamanya (Modric) luar biasa bagi semua orang, bukan hanya saya,” kata Jashari pada Gazzetta dello Sport, via Football Italia.
“Saya bermain di posisi yang sama dengannya dan dapat belajar banyak: ia memiliki keterampilan teknis yang luar biasa, tetapi juga kepribadian yang fantastis, yang terlihat dari caranya mendekati para pemain," ungkapnya.
Pengaruh Besar Adrien Rabiot di Ruang Tengah Milan

Selain Modric, Jashari juga berbagi lapangan dengan Adrien Rabiot yang baru didatangkan Milan di bursa transfer yang sama. Gelandang asal Prancis itu langsung menjadi figur penting di lini tengah Rossoneri.
Jashari menilai Rabiot membawa keseimbangan dan ketenangan dalam permainan Milan. Cara membaca permainan dan pengambilan keputusannya memberi contoh nyata bagi pemain yang lebih muda.
Ia menyadari bahwa setiap pemain memiliki karakteristik berbeda dan tidak bisa sekadar meniru gaya bermain satu sama lain. Namun berada di sekitar pemain top tetap memberi pelajaran berharga. Bagi Jashari, proses belajar ini penting untuk mengembangkan dirinya menjadi gelandang yang lebih komplet.
“Rabiot telah memberikan dampak besar pada tim sejak hari pertama dan penting bagi Milan. Ia memiliki cara membaca permainan dan cara bermain sepak bola,” seru Jashari.
“Anda tidak bisa menirunya karena setiap orang memiliki kualitas dan karakteristik fisik masing-masing, tetapi Anda tetap bisa belajar sesuatu dari juara seperti dirinya dan Modric dan menjadi lebih komplet," ucap pemain 23 tahun tersebut.
Klasemen Serie A
(Serie A)
Baca Juga:
Napoli vs Milan: Mengapa Setelah Cetak Gol, Hojlund Lari dan Pelukan dengan Lukaku?
Setelah Dipukul Napoli di Piala Super Italia, Allegri Ingatkan AC Milan Soal Satu Hal Krusial Ini
Apa Rahasia Napoli Bisa Hajar AC Milan di Semifinal Piala Super Italia?
Rapor Pemain AC Milan vs Napoli: Koni De Winter Kedodoran Lawan Hojlund, Lini Serang Buntu
Rabiot Bongkar Penyebab Milan Tumbang dari Napoli: Bukan Leao, Bukan Gimenez
Napoli Hajar Milan di Piala Super Italia: Drama Panas, Allegri 'Kabur' Duluan Tolak Jabat Tangan Conte
Piala Super Italia: Milan Tersingkir, Allegri Pasang Badan untuk Nkunku
Man of the Match Napoli vs Milan: Vanja Milinkovic-Savic
Hasil Napoli vs Milan: Rossoneri Ditumbangkan Rasmus Hojlund
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







