Del Piero: Paulo Dybala Pantas Jadi Kapten Juventus
Yaumil Azis | 3 April 2020 04:31
Bola.net - Ada sebuah pertanyaan penting: Siapakah pemain yang pantas mengemban ban kapten Juventus begitu Giorgio Chiellini memutuskan gantung sepatu? Alessandro Del Piero selaku mantan kapten sudah punya jawabannya.
Del Piero pernah menjabat sebagai kapten tim cukup lama, tepatnya selama 11 tahun. Setelahnya, ban kapten tersebut ia serahkan kepada sesama sosok veteran klub, Gianluigi Buffon.
Kiper legendaris Italia tersebut mengenakan ban kapten Juventus sampai tahun 2018, tepat saat dirinya memilih PSG sebagai klub labuhan berikutnya. Jabatan kapten tim pun jatuh ke tangan Giorgio Chiellini.
Dan sekarang, Chiellini sudah berusia 35 tahun. Musim depan jatah bermainnya mungkin akan jadi lebih sedikit dan bukan tidak mungkin kalau dirinya bakalan gantung sepatu pada tahun 2021 mendatang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kapten Berikutnya
Lantas, siapakah yang pantas menjadi kapten berikutnya? Gianluigi Buffon telah kembali, namun usianya pun telah senja. Saat Chiellini cedera, Leonardo Bonucci menjabat sebagai kapten pengganti.
Namun histori Bonucci yang pernah membelot ke AC Milan mungkin akan membuat fans jadi sulit menerimanya. Opsi lain adalah Paulo Dybala, sebab Del Piero yakin bahwa pria asal Argentina itu sudah siap menjadi kapten tim.
"Dybala sudah pernah mengenakan ban kapten beberapa kali dan bila itu terjadi, itu karena di Juventus mereka menganggapnya pantas," ujar Del Piero ke Sky Sports Italia.
"Saya pikir Paulo sudah bertumbuh dewasa dalam beberapa bulan terakhir. Pertunjukan paling terbaik perihal itu adalah bagaimana ia berurusan dengan apa yang terjadi di musim panas, reaksinya melambangkan bagaimana ia telah tumbuh," lanjutnya.
Mencintai Juventus Sepenuh Hati
Del Piero pergi dan meninggalkan nomor 10 yang biasa ia kenakan kepada pemain-pemain Juventus berikutnya. Mulai dari Carlos Tevez, Paul Pogba, hingga sekarang berada di punggung Paulo Dybala.
19 musim perjalanan Del Piero berakhir pada tahun 2012 lalu, saat dirinya memutuskan hijrah ke Australia demi memenuhi pinangan Sydney FC. Kendati sudah lama pergi, rasa cintanya terhadap Bianconeri masih dalam.
"Saya mendukung Juventus sejak kecil, saya memenangkan semua yang bisa dimenangkan, termasuk gelar Serie B di masa yang sulit untuk klub, membawa tim kembali sampai ke puncak sebelum pergi," tambahnya.
"Laga terakhir melawan Atalanta adalah puncaknya dan itu melebihi dari sekadar memenangkan trofi. Saya tak bisa berkata-kata untuk menjelaskan pelukan teman-teman saya dan orang-orang di stadion pada hari itu."
"Cinta saya untuk Juventus itu unik dan tidak akan pernah berakhir," tutup sang legenda.
(Football Italia)
Baca juga:
- Sudah Dipangkas Gaji, Ronaldo Malah Jadi Milyarder Pertama di Dunia Sepak Bola
- Pjanic Bukan Satu-satunya Pemain Juventus yang Kelelahan Bermain di Bawah Sarri
- Juventus Layangkan Proposal Perdana untuk Marco Verratti, Tapi Ditolak PSG
- Carlos Tevez: Pemain Bola Bisa Hidup Setahun Tanpa Gaji
- Terungkap, Miralem Pjanic Memang Jadi Buruan Transfer PSG dan Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


