Demi AC Milan, Zlatan Ibrahimovic Batal Gantung Sepatu
Yaumil Azis | 1 Desember 2020 03:01
Bola.net - Zlatan Ibrahimovic mengaku sempat berpikir untuk menutup karir panjangnya di dunia sepak bola. Sayang, ia harus mengurungkan niat tersebut karena salah satu klub yang pernah disinggahi, AC Milan.
Pemain berkebangsaan Swedia tersebut bergabung dengan AC Milan pada awal tahun 2020 kemarin. Namun jauh sebelum itu, tepatnya di tahun 2010, untuk pertama kalinya ia menginjakkan kaki di San Siro.
Perjalanan Ibrahimovic di AC Milan pada periode pertama berlangsung cukup singkat, hanya dua musim saja. Meski begitu, kisahnya cukup berkesan karena dihiasi oleh trofi Scudetto pada tahun 2011.
Sembilan tahun berselang, Ibrahimovic memutuskan untuk bergabung dengan AC Milan dalam usia yang jauh dari kata muda. Tetapi eks pemain LA Galaxy itu membuktikan kalau dirinya bisa menjadi juru selamat bagi Rossoneri.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sempat Berpikir Gantung Sepatu
Sejauh ini, Ibrahimovic sudah mencetak 22 gol dari 30 penampilan di semua kompetisi sejak berlabuh di San Siro untuk kedua kalinya. Berkat kontribusinya, Milan pun bisa menduduki posisi puncak klasemen Serie A musim ini.
Kisah ini mungkin bisa berubah kalau Ibrahimovic memilih jalan yang lain. Ya, pria berusia 39 tahun itu mengakui kalau dirinya sempat berpikir untuk gantung sepatu.
"Hidup adalah tantangan. Saya merasa bahwa saya telah cukup dalam bermain dan mulai berpikir apakah akan terus melanjutkan atau tidak," ujar Ibrahimovic kepada UEFA.
"Bagi saya, adalah sebuah tantangan untuk kembali ke sini dan mencoba mengubah mentalitas, mencoba mengubah situasi dan membuat pemain paham seperti apa Milan itu. Milan yang saya kenal, adalah Milan yang seluruh dunia telah ketahui," lanjutnya.
Mental Ibrahimovic Menjadi Pembeda
Tidak semua pemain mampu menunjukkan kualitas selayaknya Ibrahimovic, apalagi dalam sebuah ajang berlevel tinggi seperti Serie A. Bahkan, Ibrahimovic datang saat Milan sedang dicap terpuruk dengan embel-embel 'medioker'.
Selain keahlian dalam mencetak gol, rahasia kesuksesan Ibrahimovic di usia tua adalah mental. Ia tidak pernah kehilangan semangat bermain karena punya mental yang selalu siap menghadapi tantangan.
"Pertanyaan pertama saat saya kembali ke Milan berkaitan dengan mantan pemain yang kembali dan tak mampu memenuhi standar dari petama mereka di sini, mereka gagal," tutur Ibrahimovic.
"Bedanya dengan saya? Saya menjawab dengan sederhana bahwa saya tidak pernah kehilangan semangat atas apa yang saya lakukan. Setiap kali ke lapangan, saya merasa seperti seorang anak kecil yang memakan permen untuk pertama kalinya."
"Saya memahami kalau bola adalah teman terbaik saya, dan saya ingin selalu bersama teman terbaik di sepanjang hidup saya," pungkasnya.
(Goal International)
Baca juga:
Tonali Atau Bennacer? Yang Mana pun tak Masalah Bagi Kessie
AC Milan vs Fiorentina, Gagal Penalti tak Bikin Kessie Kapok
Berkelas, Pemain AC Milan Video Call dengan Stefano Pioli Usai Lawan Fiorentina
AC Milan Bekuk Fiorentina Tanpa Ibrahimovic, Juventus dan Ronaldo yang Kena Sindir
Lima Pelajaran dari AC Milan vs Fiorentina: No Ibrahimovic No Problem!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













