Dengan Piatek dan Paqueta, Milan Diklaim Lebih Berbahaya
Editor Bolanet | 22 Februari 2019 03:52
Bola.net - - Kehadiran Lucas Paqueta dan Krzysztof Piatek di AC Milan telah memberikan dampak positif. Bahkan rekan setimnya, Ricardo Rodriguez, tak sungkan menyebut Rossoneri telah berubah sejak kedatangan keduanya pada bulan Januari lalu.
Sejak Paqueta dan Piatek berlabuh di San Siro, performa AC Milan langsung menunjukkan peningkatan yang drastis. Tiga pertandingan terakhir Rossoneri, yang di mana keduanya turut serta, berakhir tanpa kekalahan sama sekali.
Piatek paling mencolok, di mana penyerang asal Polandia tersebut berhasil mengantongi empat gol dari tiga laga itu. Tiap kali melihat performa keduanya di lapangan, fans seolah diingatkan oleh dua sosok legendaris Milan, Ricardo Kaka dan Andriy Shevchenko.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Piatek dan Paqueta Bawa Perubahan
Melihat dampak instan dari keduanya, Ricardo Rodriguez pun tak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya. Sebab Piatek dan Paqueta tak membutuhkan waktu lama untuk memberikan perubahan drastis kepada performa AC Milan.
"Kami semua sedikit terkejut dengan dampak dari Paqueta serta Piatek. Mereka telah mengubah Milan," tutur Ricardo Rodriguez kepada Radio Marte.
"Anda tak akan sering melihat dua pemain memberikan perubahan sebesar itu untuk sebuah tim. Timnya Gattuso selalu bermain proaktif karena sang pelatih ingin yang terbaik dari setiap pemainnya di setiap sesi latihan," lanjutnya.
"Namun, harus dikatakan bahwa kedua pemain ini telah membuat perubahan dan tak ada yang menduganya, dengan rasa hormat kepada mereka dan juga Higuain, yang memutuskan untuk pergi," tambahnya.
Semakin Berbahaya
Berkat keduanya, Ricardo Rodriguez pun melihat Rossoneri saat ini sudah jauh lebih berbahaya ketimbang sebelumnya. Sebab dampak yang diberikan Piatek dan Paqueta tidak hanya dari segi hasil saja, namun juga kepercayaan diri pemain Milan lainnya.
"Milan telah menjadi tim yang sangat berbahaya: tim sekarang semakin percaya diri dan di ruang ganti, yang sudah bersatu di masa-masa sulit, sekarang dipenuhi rasa antusias, yang membuat Rossoneri semakin dahsyat," tambahnya.
"Satu-satunya penyesalan saya adalah Milan tak lagi di Liga Europa, sebab mereka bisa saja melaju lebih jauh dengan tim yang seperti sekarang," tandasnya.
Serangkaian hasil apik dari para penggawanya membuat Rossoneri kini bertengger di empat besar klasemen Serie A dengan koleksi 42 poin. Jika mampu meraih kemenangan atas Empoli akhir pekan nanti, Milan punya peluang untuk memangkas jarak dengan penghuni posisi tiga, Inter Milan.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video tentang Time Out yang membahas tentang para pemain sayap dengan nilai pasar tertinggi di dunia, termasuk Lionel Messi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Como vs Inter: Fabregas Belajar Bodo/Glimt untuk Taklukkan Nerazzurri
Liga Italia 3 Maret 2026, 11:06
-
Alisson Becker Jadi Rebutan di Italia, Inter Milan Siap Tikung Juventus
Liga Italia 3 Maret 2026, 10:37
-
Bukti Cinta Vlahovic: Rela Potong Gaji Besar demi Bertahan di Juventus
Liga Italia 3 Maret 2026, 10:34
-
Juventus Makin Mantap Permanenkan Jeremie Boga
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:38
-
Juventus Sambut Kembalinya Dusan Vlahovic dari Cedera Panjang
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:31
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37














