
Bola.net - Mantan pelatih legendaris AC Milan, Fabio Capello, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi internal klub yang sedang bergejolak. Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, ia menyoroti ketidakjelasan arah Milan setelah perubahan besar di level manajemen.
Kekhawatiran Capello berangkat dari kosongnya sejumlah posisi penting setelah musim 2025/2026 berakhir. Milan memutuskan berpisah dengan Massimiliano Allegri dan Igli Tare, sementara Geoffrey Moncada serta Giorgio Furlani juga meninggalkan jabatan mereka.
Gelombang perubahan itu memicu keresahan di kalangan suporter Rossoneri. Situasi semakin sensitif karena Milan sudah dua musim berturut-turut gagal lolos ke Liga Champions. "Itu sudah bisa diduga setelah dua tahun gagal lolos ke Liga Champions," kata Capello.
Kini, pemilik klub harus bergerak cepat untuk mengisi posisi-posisi strategis yang kosong. Di saat yang sama, berbagai spekulasi soal bursa transfer dan masa depan sejumlah pemain mulai bermunculan, menambah ketidakpastian di San Siro.
Manuver Mencurigakan di Balik Kepergian Rafael Leao

Keinginan Rafael Leao untuk mencari tantangan baru menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan. Penyerang asal Portugal itu secara terbuka mengisyaratkan niatnya untuk melanjutkan karier di kompetisi lain.
Capello menilai situasi ini bisa merugikan Milan dalam proses negosiasi transfer. Menurutnya, sikap Leao belakangan juga menunjukkan berkurangnya keterikatan dengan klub. Ia bahkan menduga keputusan tersebut sudah dipersiapkan bersama pihak yang mewakili sang pemain.
"Ucapan Leao sangat mencerminkan sikapnya yang belakangan terlihat semakin menjauh dari Milan. Hal itu sudah bisa terlihat di lapangan. Menurut saya, cukup wajar jika pemain masa kini bertindak seperti yang dilakukan Leao, dengan pesan yang jelas dan tegas. Saya melihat ada strategi di baliknya, kemungkinan besar sudah dibicarakan bersama para agennya," tegas Capello.
"Perkataannya benar-benar mencerminkan sikapnya yang belakangan terlihat semakin jauh dari Milan," ujar Capello.
"Saya tidak tahu pasti, tetapi waktu munculnya pernyataan itu terasa mencurigakan bagi saya," tambahnya.
Sentilan Keras Terhadap Kedewasaan Leao

Kemampuan Leao di lapangan tidak pernah menjadi perdebatan. Dalam beberapa musim terakhir, ia menjadi salah satu pemain yang paling mampu menghidupkan permainan sekaligus memikat hati suporter Milan.
Namun, Capello merasa ada aspek penting yang tidak berkembang sebagaimana mestinya. Ia menilai Leao sering kehilangan fokus dan belum menunjukkan kedewasaan yang dibutuhkan untuk mencapai level tertinggi.
"Dia jelas pemain yang sangat bertalenta dan mampu membuat para suporter bersemangat serta jatuh cinta dalam dua atau tiga tahun terakhir," jelas Capello.
"Namun Leao tidak pernah benar-benar matang. Dari yang saya lihat, ia lebih banyak memikirkan hal lain di luar sepak bola. Sederhananya, fokusnya di lapangan tidak selalu seperti yang seharusnya," tutup Capello.
Skeptisisme Terhadap Rangnick
Di sisi lain, Capello juga menyoroti keputusan Gerry Cardinale yang merombak struktur manajemen secara menyeluruh. Langkah itu membuat Milan harus segera mencari sosok baru untuk memimpin proyek olahraga klub, termasuk kemungkinan menunjuk Ralf Rangnick.
Mantan arsitek Red Bull itu disebut menjadi salah satu kandidat kuat dan dijadwalkan bertemu perwakilan Milan serta federasi Austria dalam waktu dekat. Meski mengakui keberhasilan Rangnick membangun proyek di Leipzig, Capello tetap menyimpan keraguan terhadap kecocokan model kerjanya di Italia.
"Saya tidak mengenalnya secara pribadi, tetapi tentu saya tahu rekam jejaknya. Ia membangun proyek yang hebat di Salzburg dan Leipzig, hampir dari nol. Namun Milan adalah hal yang berbeda," ujar Capello.
"Yang paling sulit saya bayangkan adalah bagaimana di Italia seorang pelatih hanya fokus melatih, sementara semua keputusan lain ditangani oleh seorang supervisor, sebaik dan sejelas apa pun ide yang dimilikinya," pungkasnya.
Perubahan besar yang terjadi di Milan akan membawa dampak jangka panjang bagi klub. Pilihan manajemen dalam menentukan pemimpin baru, sekaligus mengelola masa depan para pemain penting, akan sangat menentukan arah Rossoneri pada musim mendatang. Para suporter tentu berharap semua keputusan ini bisa menjadi awal kebangkitan, bukan sumber masalah baru.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 September 2026 13:20Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
-
Liga Italia 4 September 2026 13:12Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
-
Liga Italia 4 September 2026 10:01Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
-
Liga Italia 4 September 2026 05:31Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 4 September 2026 18:30Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
-
Liga Champions 4 September 2026 17:55Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
-
Liga Inggris 4 September 2026 17:48Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
-
Bola Indonesia 4 September 2026 17:29Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
-
Liga Champions 4 September 2026 17:20Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
-
Bola Indonesia 4 September 2026 17:13Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 4 September 2026 13:20Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
-
italia 4 September 2026 13:12Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
-
italia 4 September 2026 10:01Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
-
italia 4 September 2026 05:31Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
italia 3 September 2026 22:02Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 18:30Banjarbaru Buka Rumah Oksigen 24 Jam Hadapi Kabut Asap
-
Liputan6 4 September 2026 18:30Kawal Arahan Presiden, Bahlil Dorong Kerja Sama Energi RI-Rusia
-
Liputan6 4 September 2026 18:17Update Kebakaran Apartemen Pavilion, 33 Orang Berhasil Dievakuasi
-
Liputan6 4 September 2026 18:00Polisi Bongkar Penyelundupan 150 Ribu Benih Lobster di Bogor
-
Liputan6 4 September 2026 17:31Tiket Ragunan Diusulkan Naik
-
Liputan6 4 September 2026 17:14495 Botol Parfum Raib, Selebgram Bandar Lampung Rugi Rp 122 Juta
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340835/original/050371000_1788521462-kepolisian-buka-posko-kesehatan-warga-terdampak-karhutla-2855752.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405392/original/038546200_1762478198-8171642d-7f36-4b4a-8854-cd3977b193f0.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340433/original/019222900_1788505106-bd18d704-271a-4c45-b584-ee025888aa4d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340818/original/020857700_1788519050-d7a656f6-5a03-4527-9746-7dacb9904fda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4697744/original/075382200_1703490520-20231225-Taman-Margasatwa-Ragunan-Herman-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340771/original/094542100_1788516861-1001628708.jpg)
