Di Atletico dan Liverpool, Torres 'Punya' Albertini dan Gerrard
Editor Bolanet | 22 November 2014 18:47
- Fernando Torres menjelma jadi salah satu striker paling menakutkan di Eropa ketika masih memperkuat Atletico Madrid dan . Namun, performanya menurun drastis usai hijrah ke . Apakah penyebabnya?
Menurut Torres, faktor utamanya adalah gaya permainan masing-masing tim.
Atletico dan Liverpool waktu itu bermain dengan gaya yang hampir serupa dan saya menciptakan partnership hebat dengan beberapa pemain. Di Atletico, saya punya pasangan sehati, dari Demetrio Albertini, lalu Ariel Ibagaza dan Maxi Rodriguez, papar Torres seperti dilansir Football Italia.
Dengan pemain-pemain tersebut, saya punya koneksi yang istimewa. Di Liverpool, saya merasakannya dengan Xabi Alonso, tapi paling utama adalah bersama Steven Gerrard. Chelsea berbeda dan saya harus beradaptasi dengan gaya permainan di sana, imbuhnya.
Bersama The Blues, ketajaman Torres tak lagi terlalu terlihat. Apakah itu berarti adaptasinya di Stamford Bridge gagal?
Saya sudah mencoba beradaptasi. Namun, pada akhirnya, kualitas seorang striker tetaplah dilihat dari jumlah golnya, bukan operan atau etos kerjanya, pungkasnya.
Musim ini, Torres dipinjamkan ke AC Milan. Sejauh ini, dia baru mencetak satu gol dalam sembilan penampilan di Serie A. Sepertinya, Torres masih perlu beradaptasi lagi. [initial]
(foti/gia)
Menurut Torres, faktor utamanya adalah gaya permainan masing-masing tim.
Atletico dan Liverpool waktu itu bermain dengan gaya yang hampir serupa dan saya menciptakan partnership hebat dengan beberapa pemain. Di Atletico, saya punya pasangan sehati, dari Demetrio Albertini, lalu Ariel Ibagaza dan Maxi Rodriguez, papar Torres seperti dilansir Football Italia.
Dengan pemain-pemain tersebut, saya punya koneksi yang istimewa. Di Liverpool, saya merasakannya dengan Xabi Alonso, tapi paling utama adalah bersama Steven Gerrard. Chelsea berbeda dan saya harus beradaptasi dengan gaya permainan di sana, imbuhnya.
Bersama The Blues, ketajaman Torres tak lagi terlalu terlihat. Apakah itu berarti adaptasinya di Stamford Bridge gagal?
Saya sudah mencoba beradaptasi. Namun, pada akhirnya, kualitas seorang striker tetaplah dilihat dari jumlah golnya, bukan operan atau etos kerjanya, pungkasnya.
Musim ini, Torres dipinjamkan ke AC Milan. Sejauh ini, dia baru mencetak satu gol dalam sembilan penampilan di Serie A. Sepertinya, Torres masih perlu beradaptasi lagi. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












