Di Natale Syok Dengan Kematian Morosini
Editor Bolanet | 16 April 2012 16:45
- Kapten , Antonio Di Natale mengaku kematian gelandang mereka yang dipinjamkan ke , Piermario Morosini meninggalkan rasa syok yang mendalam padanya.
Morosini, yang masih terikat kontrak dengan Zebrette, meninggal dalam laga kontra akhir pekan kemarin, dan kini kubu Udinese mengumumkan jika mereka akan mengurus saudara perempuannya yang menderita sakit dan membutuhkan dukungan moral serta finansial.
Ia adalah bocah yang luar biasa, begitu bersemangat hidup, ucap Di Natale mengenang mantan pemain timnas Italia U-21 berusia 25 tahun itu.
Di luar semua masalah yang dimilikinya, ia selalu siap membela tim dan setiap hari ia memberi kami semua kekuatan. Saya kehilangan ibu saya empat tahun lalu, dan karena ia sudah mengalaminya, ia sangat dekat dengan saya.
Melihat gambar di televisi sungguh mengejutkan. Ia ingin bangkit namun kembali terjatuh. Saat Anda melihatnya, yang bisa Anda lakukan hanyalah berdoa agar Tuhan membantu Anda. Ia begitu ingin hidup dan sukses, untuk dirinya sendiri, untuk keluarga yang tak lagi dimilikinya dan saudarinya.
Saya segera mengatakan jika kami tak bisa bermain kemarin malam, karena itu tidaklah benar. Saya memuji dan FIGC yang membuat keputusan itu, karena di hari seperti ini mustahil bermain sepak bola, imbuh Di Natale. (foti/row)
Morosini, yang masih terikat kontrak dengan Zebrette, meninggal dalam laga kontra akhir pekan kemarin, dan kini kubu Udinese mengumumkan jika mereka akan mengurus saudara perempuannya yang menderita sakit dan membutuhkan dukungan moral serta finansial.
Ia adalah bocah yang luar biasa, begitu bersemangat hidup, ucap Di Natale mengenang mantan pemain timnas Italia U-21 berusia 25 tahun itu.
Di luar semua masalah yang dimilikinya, ia selalu siap membela tim dan setiap hari ia memberi kami semua kekuatan. Saya kehilangan ibu saya empat tahun lalu, dan karena ia sudah mengalaminya, ia sangat dekat dengan saya.
Melihat gambar di televisi sungguh mengejutkan. Ia ingin bangkit namun kembali terjatuh. Saat Anda melihatnya, yang bisa Anda lakukan hanyalah berdoa agar Tuhan membantu Anda. Ia begitu ingin hidup dan sukses, untuk dirinya sendiri, untuk keluarga yang tak lagi dimilikinya dan saudarinya.
Saya segera mengatakan jika kami tak bisa bermain kemarin malam, karena itu tidaklah benar. Saya memuji dan FIGC yang membuat keputusan itu, karena di hari seperti ini mustahil bermain sepak bola, imbuh Di Natale. (foti/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Klasemen Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 11:19
-
Klasemen Grup A Piala Dunia 2026: Korea Selatan Usik Meksiko di Puncak!
Piala Dunia 12 Juni 2026, 11:14
-
Korea Selatan vs Ceko: Runtuhnya Kutukan 16 Tahun Taegeuk Warriors
Piala Dunia 12 Juni 2026, 11:14
-
Man of the Match Korea Selatan vs Ceko: Hwang In-Beom
Piala Dunia 12 Juni 2026, 11:05
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Emilia Romagna 2026 di Vidio, 12-14 Juni 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 11:00
-
Piala Dunia 2026 Dibuka dengan 3 Kartu Merah, Wasit Makin Tegas?
Piala Dunia 12 Juni 2026, 10:58
-
Ketika Raul Jimenez Menunjuk ke Langit Azteca
Piala Dunia 12 Juni 2026, 10:52
-
Meksiko vs Afrika Selatan: Air Mata dan Hari Sempurna Raul Jimenez
Piala Dunia 12 Juni 2026, 10:02
LATEST EDITORIAL
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24









