Dilema Besar Pippo Inzaghi, Pilih AC Milan atau Juventus?
Dimas Ardi Prasetya | 4 Januari 2021 16:47
Bola.net - Pelatih Benevento Filippo Inzaghi dihadapkan pada dilema besar tengah pekan ini menyusul bertemunya AC Milan dengan Juventus di laga pekan ke-16 Serie A 2020-21.
Inzaghi adalah pemain lulusan akademi Piacenza. Ia sempat membela Parma dan kemudian Atalanta.
Pada tahun 1997, pria yang dulu akrab disapa Super Pippo itu direkrut ke Juventus. Di klub ini namanya mulai terangkat. Ia juga membawa Bianconeri meraih tiga gelar juara sebelum akhirnya cabut pada tahun 2001.
Pippo tak pindah jauh-jauh ke luar Italia. Ia malah merapat ke klub rival, AC Milan.
Milan atau Juventus, Inzaghi?
Bersama AC Milan, Filippo Inzaghi meraih sukses besar. Di sana, ia meraih delapan gelar juara di sejumlah ajang kompetisi.
Dua di antaranya adalah trofi Liga Champions. Inzaghi mengakhiri karirnya bersama AC Milan pada tahun 2012.
Kini Milan akan berduel melawan Juventus di San Siro. Klub mana yang ia favoritkan untuk menang di laga tersebut?
"Milan, jelas, sebagai sebuah klub yang telah memberikan saya banyak hal. Saya berada di sana selama 15 tahun. Ada sebuah ikatan yang spesial," jawabnya pada Sky Sport Italia, usai membawa Benevento duel lawan Milan, Senin (04/01/2021) dini hari WIB.
Milan dan Lazio, Laga yang Emosional Bagi Inzaghi
Filippo Inzaghi jelas sangat mencintai AC Milan. Ia pun mengakui bahwa ia merasa emosional saat membawa Benevento menghadapi Rossoneri.
Namun ada juga laga emosional lainnya baginya, yakni melawan Lazio. Sebab klub itu ditangani oleh saudaranya sendiri, Simone Inzaghi.
Tapi Inzaghi menegaskan bahwa ia harus menyingkirkan perasaan itu untuk sementara kala bertemu di atas lapangan. Ia harus bersikap profesional.
“Milan tidak akan pernah menjadi pertandingan seperti yang lain bagi saya, sama seperti itu saat melawan saudara saya. Setelah peluit akhir dibunyikan, kita akan kembali menyemangati satu sama lain," serunya.
Selama di AC Milan, Filippo Inzaghi memang tak cuma menjadi pemain saja. Usai gantung sepatu, ia sempat menjadi pelatih skuat primavera. Bahkan Super Pippo sempat menukangi skuat utama Rossoneri dari Juni 2014 hingga Juni 2015.
(Sky Sport Italia)
Berita AC Milan Lainnya:
- Kartu Merah Sandro Tonali dan Kebesaran Hati Stefano Pioli di AC Milan
- AC Milan Masih Tak Terkalahkan, Ternyata Ini Rahasianya
- Benevento Sudah, Waktunya AC Milan Bersiap Menghadapi Juventus
- Tujuh Pelajaran Benevento vs AC Milan: Mentalitas Juara Rossoneri yang Makin Menjadi-jadi
- Jebol Gawang Benevento, Rafael Leao: Itu Salah Satu Gol Saya yang Paling Cakep
- AC Milan Bungkam Benevento, Milanisti Sesumbar Pede Hadapi Juventus
- Benevento Dipaksa Bertekuk Lutut dari AC Milan Karena Donnarumma
- Man of the Match Benevento vs AC Milan: Gianluigi Donnarumma
- Testimoni Andrea Pirlo untuk Stefano Pioli: Saya Mengaguminya Sebagai Pelatih
- Hasil Pertandingan Benevento vs AC Milan: Skor 0-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














