Direktur Verona Ngamuk: Tim Kuat Seperti Juventus tak Seharusnya jadi Tukang Protes!
Afdholud Dzikry | 4 Mei 2026 07:25
Bola.net - Hellas Verona mencuri perhatian saat menahan imbang Juventus 1-1 di Allianz Stadium, Minggu (3/5/2026) malam WIB. Meski sudah dipastikan turun ke Serie B, tim tamu tetap bermain tanpa beban dan memberi perlawanan sengit sejak awal laga.
Verona bahkan sempat unggul lebih dulu sebelum Juventus menyamakan kedudukan di babak kedua. Dusan Vlahovic menjadi penyelamat tuan rumah lewat gol yang menjaga posisi mereka di peringkat keempat klasemen sementara Serie A, meski jarak dengan AS Roma kini hanya terpaut empat poin.
Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada jalannya pertandingan di atas lapangan. Ketegangan justru terasa kuat di area pinggir lapangan, terutama dari kubu Verona. Direktur Olahraga Verona, Sean Sogliano, terlihat sangat emosional hingga akhirnya menerima kartu merah pada menit-menit akhir.
Sogliano tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap sikap pemain dan staf Juventus sepanjang pertandingan. Situasi memanas saat wasit memberikan tendangan bebas untuk Juventus menjelang laga usai, yang menurutnya menjadi bagian dari rangkaian keputusan yang dianggap tidak adil.
Kecaman Sogliano terhadap Budaya Sepak Bola Italia

Sean Sogliano menilai ada persoalan mendasar dalam budaya sepak bola Italia saat ini. Ia mempertanyakan mengapa tim sebesar Juventus masih kerap melayangkan protes kepada wasit, bahkan saat menghadapi tim yang sudah terdegradasi seperti Verona.
Menurutnya, kebiasaan mengeluh berlebihan justru menjadi kemunduran bagi kualitas sepak bola itu sendiri. Ia juga mengaitkan sikap tersebut dengan kegagalan tim nasional Italia lolos ke Piala Dunia, karena drama di luar lapangan sering kali mengaburkan esensi permainan.
“Saya diusir hari ini juga karena melihat hal-hal yang tidak saya sukai,” ujar Sean Sogliano kepada Sky Sport.
“Kita bicara tentang budaya dan fakta bahwa kita tidak pergi ke Piala Dunia. Di sini ceritanya selalu sama saja. Bahkan melawan tim yang sudah terdegradasi, saya mendengar hal-hal yang tidak ingin saya ulangi, karena jika saya mengatakan apa yang sebenarnya saya pikirkan, saya mungkin harus berhenti bekerja,” tegasnya.
Kritik Tajam untuk Protes Pemain Juventus
Sogliano secara khusus menyoroti intensitas protes yang dilakukan pemain tim besar terhadap wasit. Ia menilai Juventus tidak perlu bersikap demikian, mengingat kualitas skuad dan dukungan suporter yang mereka miliki sudah sangat kuat.
Ia menyampaikan kritik tersebut dengan emosi setelah memperhatikan situasi di bangku cadangan kedua tim. Bahkan, ia menantang pihak penyiar untuk merekam aktivitas di bench agar publik bisa melihat langsung apa yang sebenarnya terjadi sepanjang pertandingan.
"Tim kuat yang mengeluh soal wasit padahal dalam satu menit, fans mereka seolah akan membantu memasukkan bola ke gawang untuk mereka," sindir Sogliano terhadap sikap lawan.
"Verona menunjukkan harga diri dan mendapatkan poin. Jika seseorang diusir karena kehilangan kesabaran atas hal-hal tertentu, rekamlah kedua bangku cadangan, barulah kita punya bahan bicara selain soal VAR," lanjutnya dengan nada berang.
Kebanggaan Verona Meski Harus Turun Kasta
Di balik hasil imbang ini, Verona membawa pulang lebih dari sekadar satu poin. Sogliano menilai timnya telah menjaga harga diri dengan menunjukkan determinasi tinggi hingga peluit akhir berbunyi.
Ia menegaskan bahwa degradasi tidak menghapus kebanggaan klub dan para pemainnya. Mereka tetap meninggalkan lapangan dengan kepala tegak setelah mampu memberi perlawanan berarti kepada salah satu tim besar Italia.
“Saya mengatakan ini sebagai seseorang yang sudah terdegradasi, jadi tidak ada yang benar-benar peduli,” ucap Sogliano menutup pembicaraan.
“Saya pulang bersama para pemain dan klub karena kami adalah orang-orang dengan harga diri,” tambahnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 11:51
-
Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
Piala Dunia 12 Agustus 2026, 11:21
-
Diincar Liverpool, Luis Enrique Buka Suara soal Masa Depan Bradley Barcola di PSG
Liga Eropa Lain 12 Agustus 2026, 10:51
-
Mike Maignan Tidak Puas dengan Situasi di AC Milan, Al-Nassr Siap Bergerak
Liga Italia 12 Agustus 2026, 10:21
LATEST UPDATE
-
Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
Piala Dunia 13 Agustus 2026, 05:18
-
Selamat! PSG Juara Piala Super Eropa 2026
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:58
-
Man of the Match PSG vs Aston Villa: Desire Doue
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:29
-
Hasil Uji Coba: Manchester United Menang Adu Penalti atas Leeds United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 04:07
-
Hasil PSG vs Aston Villa: Les Parisiens Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:02
-
Marcus Rashford Lebih Pilih Tinggalkan Manchester United? Ini Situasi Terbarunya
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 01:13
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



