Donadoni: Kemenangan 'Dongeng' Ini Buat Tifosi
Editor Bolanet | 12 April 2015 02:26
- secara mengejutkan menaklukkan pemimpin klasemen dan juara bertahan 1-0 di Ennio Tardini pada giornata 30 Serie A 2014/15, Sabtu (11/4). Menurut pelatih Roberto Donadoni, kemenangan ini ibarat kisah dongeng dan dia mempersembahkannya buat para tifosi setia Parma.
Parma, yang terpuruk di dasar klasemen dan para pemain serta stafnya belum digaji sejak Juli 2014 seiring kebangkrutan mereka, sejatinya tak diunggulkan menang. Terlebih lagi, Parma sempat dibantai Juventus 0-7 pada pertemuan pertama. Namun, gol tunggal Jose Mauri menit 60 mematahkan semua prediksi di atas kertas.
Laga ini mengingatkan saya pada kisah dongeng yang jadi nyata, kata Donadoni seperti dilansir Football Italia.
Kami menang melawan pemimpin klasemen dan ini sungguh memuaskan. Kami bahagia bisa memberikan kemenangan ini buat para para tifosi. Para pemain juga layak diberi pujian untuk perjuangan mereka yang luar biasa, imbuhnya.
Donadoni menegaskan bahwa timnya bertekad menutup musim yang sulit ini dengan cara kesatria. Sekali lagi, itu semua demi para tifosi yang selalu setia mendukung mereka.
Kami ingin menutup musim ini sebaik mungkin dan dengan cara yang terhormat. Itu untuk membangun fondasi di masa depan dan membalas cinta dari para tifosi kami, pungkasnya.
Hasil ini membuat Juventus tetap memiliki 70 poin di posisi teratas. Sementara itu, Parma, yang sebelumnya juga menahan Inter Milan 1-1 dan mengalahkan Udinese 1-0, kembali membuka jalan untuk bertahan di kasta tertinggi Italia dengan delapan giornata tersisa. [initial]
(foti/gia)
Parma, yang terpuruk di dasar klasemen dan para pemain serta stafnya belum digaji sejak Juli 2014 seiring kebangkrutan mereka, sejatinya tak diunggulkan menang. Terlebih lagi, Parma sempat dibantai Juventus 0-7 pada pertemuan pertama. Namun, gol tunggal Jose Mauri menit 60 mematahkan semua prediksi di atas kertas.
Laga ini mengingatkan saya pada kisah dongeng yang jadi nyata, kata Donadoni seperti dilansir Football Italia.
Kami menang melawan pemimpin klasemen dan ini sungguh memuaskan. Kami bahagia bisa memberikan kemenangan ini buat para para tifosi. Para pemain juga layak diberi pujian untuk perjuangan mereka yang luar biasa, imbuhnya.
Donadoni menegaskan bahwa timnya bertekad menutup musim yang sulit ini dengan cara kesatria. Sekali lagi, itu semua demi para tifosi yang selalu setia mendukung mereka.
Kami ingin menutup musim ini sebaik mungkin dan dengan cara yang terhormat. Itu untuk membangun fondasi di masa depan dan membalas cinta dari para tifosi kami, pungkasnya.
Hasil ini membuat Juventus tetap memiliki 70 poin di posisi teratas. Sementara itu, Parma, yang sebelumnya juga menahan Inter Milan 1-1 dan mengalahkan Udinese 1-0, kembali membuka jalan untuk bertahan di kasta tertinggi Italia dengan delapan giornata tersisa. [initial]
(foti/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
LATEST UPDATE
-
After Gym Makin Simpel! Banyak Cowok Beralih ke Produk 2in1 Hair & Body
Lain Lain 6 Juni 2026, 09:50
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













