Edin Dzeko Nostalgia Karir Bersama Wolfsburg dan Man City
Afdholud Dzikry | 14 Juni 2017 13:45
Bola.net - - Penyerang AS Roma, Edin Dzeko baru-baru ini berbicara tentang pengalamannya bermain bersama Wolfsburg dan Manchester City. Dua klub yang menurutnya sangat berarti dalam membangun karirnya seperti saat ini.
Dzeko memulai karir sepakbolanya bersama Zeljeznicar dan bermain sebagai gelandang antara 2003 dan 2005. Pada tahun 2005 dia bergabung dengan FK Teplice dan pindah menjadi penyerang. Di sana Dzeko tampil gemilang di musim terakhirnya sebelum direkrut Wolfsburg pada 2007 dengan biaya 4 juta euro.
Awalnya sulit di Jerman, karena sesi latihan sangat sulit, tapi ada yang memicu dalam otak saya. Bila anda pikir anda bisa melakukannya, maka apapun itu mungkin. Bila anda mulai berpikir anda akan gagal, maka anda akan hancur, ujarnya.
Tahun kedua luar biasa, karena Grafite dan saya mencetak 50 gol di antara kami dan kami memenangkan Bundesliga, di mana ini bukan hal normal. Saya menjadi pemain Wolfsburg dan saya sangat bersyukur, tambahnya.
Setelah tampil gemilang bersama Wolfsburg, Dzeko pun mendapatkan perhatian dari banyak klub besar Eropa. Dan pada Januari 2011, dia resmi bergabung dengan Manchester City dengan biaya transfer sebesar 27 juta poundsterling.
Saya ingin bergabung dengan klub yang lebih besar setelah itu dan Mancini mengatakan dia sangat menginginkan saya di Manchester City. Anda bisa mengatakan bahwa pada tahun itu mereka punya potensi, sambungnya.
Di musim pertamanya bersama Manchester City, Dzeko tampil 15 kali bersama The Citizens dan hanya membuat dua gol di Premier League.
Di Inggris semua orang berlari begitu cepat dan saya tak melakukannya dengan baik di beberapa pertandingan pertama. Namun, gol kedua melawan Blackburn sangat berarti dan itu memecahkan kebekuan, tambahnya.
Mancini selalu ingin menyerang dan dia tak takut memainkan tiga penyerang. Musim kedua, kami memenangkan Premier League setelah menunggu 44 tahun dan permainan yang benar-benar gila, juara di detik terakhir, tambahnya.
Namun tahun ketiga sangat sulit, tapi kami mencapai final Piala FA, hanya kalah dari Wigan. Manuel Pellegrini mengatakan bahwa dia ingin saya bertahan, dan saya melakukannya selama setahun, tapi kemudian merasakan perlu adanya perubahan, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daniele De Rossi Lukai AS Roma: Genoa Menang 2-1 dan Guncang Il Lupi
Liga Italia 9 Maret 2026, 03:06
-
Nonton Live Streaming Milan vs Inter di Vidio - Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Maret 2026, 00:15
-
Hasil Lecce vs Cremonese: Emil Audero Cs Terjerumus ke Zona Degradasi
Tim Nasional 8 Maret 2026, 21:38
-
Tempat Menonton Milan vs Inter: Live Streaming Serie A di Vidio
Liga Italia 8 Maret 2026, 21:30
LATEST UPDATE
-
Alasan Inter Kalah di Derby: Tidak Mampu Bongkar Blok Pertahanan Milan!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:28
-
Bobol Gawang Inter Milan, Estupinan: Ini Gol Terpenting dalam Karir Saya!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:11
-
Panas! Manchester United dan Tottenham Berebut Roberto De Zerbi
Liga Inggris 9 Maret 2026, 09:45
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05













