
Bola.net - Giovanni Malago resmi memimpin Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) setelah terpilih di Roma, Selasa waktu setempat, dengan raihan 68,58 persen suara. Ia unggul jauh dari Giancarlo Abete yang harus puas di posisi kedua dengan 29,17 persen suara dalam pemilihan yang digelar di markas federasi tersebut.
Proses pemungutan suara melibatkan 274 delegasi yang mewakili berbagai elemen sepak bola Italia. Dari total suara yang masuk, sebagian kecil tercatat sebagai suara kosong atau blank ballot dengan porsi 2,25 persen.
Kemenangan Malago sudah dipastikan sejak putaran pertama karena ia menembus ambang minimal 50 persen. Dukungan mayoritas membuat posisinya tak terkejar oleh para pesaing sejak awal penghitungan.
“Ini momen yang sangat emosional bagi saya karena memikul tanggung jawab sebesar ini. Saya tidak bisa berjalan sendiri, tapi bersama kalian saya yakin bisa melakukan banyak hal,” ujar Giovanni Malago.
Dengan hasil ini, Malagò resmi menggantikan Gabriele Gravina yang sebelumnya mundur dari jabatannya. Pergantian ini menandai babak baru di tubuh FIGC yang tengah berada dalam tekanan untuk berbenah.
Proses Pemilihan dan Peta Kekuatan Suara

Sistem pemilihan di FIGC tidak sederhana karena setiap sektor memiliki bobot suara yang berbeda. Serie A memegang 18 persen, sementara Serie B hanya 6 persen dari total suara.
Lega Pro atau Serie C menyumbang 12 persen, sedangkan Liga Amatir (LND) menjadi blok terbesar dengan 34 persen. Di sisi lain, Asosiasi Pemain memiliki 20 persen dan Asosiasi Pelatih 10 persen.
Pada awalnya, Giancarlo Abete punya modal kuat karena dukungan dari LND yang cukup besar. Namun dinamika suara di sektor lain justru lebih banyak mengarah ke Malagò.
Hasil akhir menunjukkan bahwa koalisi di luar LND menjadi faktor penentu. Perpaduan dukungan itu membuat kemenangan Malagò terkunci sejak putaran pertama.
Terpilihnya Malagò datang di tengah sorotan besar terhadap arah sepak bola Italia. Kegagalan lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya menjadi latar kuat desakan perubahan di tubuh FIGC.
Sebelumnya, Gabriele Gravina mengundurkan diri setelah kegagalan di fase play-off. Situasi itu membuka jalan bagi percepatan pemilihan untuk mencari pemimpin baru federasi.
Malagò sendiri dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia olahraga Italia, termasuk saat memimpin CONI dan mengawal persiapan Olimpiade Milano-Cortina 2026. Pengalaman itu menjadi salah satu alasan utama di balik terpilihnya dia.
Namun tantangan awalnya langsung berat, terutama terkait penunjukan pelatih baru tim nasional Italia. Keputusan ini dianggap penting untuk membangun ulang fondasi Azzurri.
Tantangan Timnas dan Arah Baru FIGC
Dalam pernyataan awalnya, Malagò menegaskan bahwa ia belum melakukan komunikasi apa pun terkait kandidat pelatih timnas. Ia menambahkan bahwa semua pembahasan akan dimulai setelah ia resmi bekerja.
Ia juga menekankan bahwa pelatih baru harus benar-benar sejalan dengan visi federasi. Menurutnya, kesamaan arah jauh lebih penting daripada sekadar nama besar atau reputasi.
Di sisi lain, nama Roberto Mancini kembali ramai dibicarakan sebagai salah satu kandidat kuat. Meski begitu, Malagò menegaskan belum ada kesepakatan apa pun yang terjadi.
Pergantian pelatih ini akan menjadi langkah awal dalam proses membangun ulang tim nasional Italia. Fokusnya kini tertuju pada stabilitas dan rencana jangka pendek yang lebih jelas.
“Saya belum berbicara dengan siapa pun soal posisi pelatih timnas Italia, dan tidak ada yang bisa mengatakan sebaliknya. Kami baru akan mulai membahas itu sekarang,” tegas Malagò menanggapi rumor yang beredar.
“Saya mengambil keputusan ini karena dorongan cinta pada sepak bola Italia. Pelatih baru harus benar-benar memahami semangat itu, dan saya tidak akan memilih sosok yang tidak sejalan dengan visi saya,” lanjutnya.
Reformasi Sepak Bola dan Tantangan Infrastruktur
Di luar urusan tim nasional, Malagò juga menyoroti persoalan struktural yang masih membayangi sepak bola Italia. Ia menilai sistem yang ada sudah terlalu kaku dan tertinggal dari kebutuhan zaman.
Salah satu pekerjaan besar yang menantinya adalah persiapan EURO 2032. Italia dituntut menyiapkan sedikitnya lima stadion yang memenuhi standar turnamen tersebut.
“EURO 2032 adalah tantangan besar yang datang bersamaan dengan tantangan lain. Saya sudah berdiskusi dengan Aleksander Čeferin dalam beberapa hari terakhir, dan juga menerima pesan dari Gianni Infantino,” kata Malagò.
“Michele Uva menjadi sosok kunci dalam hubungan kami dengan UEFA. Kami harus segera menentukan lima stadion yang akan digunakan,” lanjutnya.
Selain itu, ia juga menyoroti hambatan regulasi dan birokrasi yang dinilai menghambat perkembangan sepak bola domestik. Termasuk di dalamnya masalah pajak dalam transfer pemain yang dianggap tidak seimbang.
Malago menutup dengan penegasan bahwa perubahan tidak bisa lagi ditunda. Menurutnya, sepak bola Italia harus segera keluar dari kondisi stagnan jika ingin kembali bersaing di level tertinggi.
Ia menilai situasi sepak bola domestik saat ini benar-benar berjalan di tempat. Upaya reformasi sebelumnya kerap menemui jalan buntu, dan jika tidak ada perubahan internal, intervensi dari pihak luar bisa saja terjadi.
Selain masalah birokrasi, regulasi finansial juga menjadi sorotan serius. Salah satu yang dianggap janggal adalah penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 22 persen untuk transfer pemain lokal, sementara transfer dari luar negeri tidak dikenakan beban yang sama.
“Secara objektif, semuanya terasa macet. Saya akan tetap membela otonomi olahraga, tapi kalau kita tidak mampu berubah sendiri, maka akan ada pihak lain yang memaksa kita berubah,” ujar Malagò.
“Kalau klub membeli pemain Italia di dalam negeri, mereka kena PPN 22 persen. Tapi kalau mendatangkan dari luar negeri, tidak ada. Menurut saya, itu tidak masuk akal,” tambahnya mengkritik kebijakan tersebut.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 17 Juli 2026 19:00Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
-
Liga Italia 17 Juli 2026 08:00Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
-
Liga Italia 17 Juli 2026 05:21Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
-
Piala Dunia 14 Juli 2026 00:19Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juli 2026 10:00Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
BERITA LAINNYA
-
italia 17 Juli 2026 19:00Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
-
italia 17 Juli 2026 08:00Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
-
italia 17 Juli 2026 05:21Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
-
italia 11 Juli 2026 19:31Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
-
italia 10 Juli 2026 14:06AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
SOROT
-
Liputan6 18 Juli 2026 12:10Identitas 3 Anggota KKB yang Tewas Usai Baku Tembak dengan Aparat
-
Liputan6 18 Juli 2026 10:37Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sibolangit Diamankan
-
Liputan6 18 Juli 2026 09:51Anwar Ibrahim Ancam Usir Warga Israel dari Malaysia
-
Liputan6 18 Juli 2026 09:19Kronologi Penemuan Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Kuningan
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300431/original/072479000_1784351434-1002507749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020667/original/078429400_1578929963-20200114-Pangkalan-AS-di-Irak-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3176861/original/059460500_1594460731-080457900_1594372867-20200710-Kereta-Jarak-Jauh-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300124/original/030135500_1784294168-IMG_9236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5291960/original/050115400_1753237541-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/725476/original/ilustrasi_pistol.jpg)
