Eks Juventus: Paulo Dybala Minta Kenaikan Gaji di Saat Seperti Ini?
Yaumil Azis | 16 April 2021 12:38
Bola.net - Proses perpanjangan kontrak Paulo Dybala di Juventus berlangsung rumit. Perbincangan yang telah dilakukan sejak musim panas tahun lalu belum juga mendapatkan titik terang.
Dari beberapa laporan, diketahui kalau Bianconeri telah memberikan proposal kontrak terbaru kepada Dybala. Mereka berniat memperpanjang masa abdinya mengingat kontrak yang sekarang hanya berlaku sampai tahun 2022 mendatang.
Memang, masih ada sisa waktu satu tahun. Akan tetapi, kalau situasinya dibiarkan berlarut-larut, Bianconeri bisa berada di posisi terpojok dan terancam kehilangan penyerang berdarah Argentina tersebut secara gratis.
Sayangnya, sampai sekarang, kedua belah pihak belum juga mencapai kata sepakat. Diketahui kalau Dybala menginginkan bayaran lebih besar dari gaji yang diterimanya sekarang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Minta Gaji di Situasi Sekarang?
Pada proposal kontrak terbaru yang disodorkan Juventus pada musim panas tahun lalu, diketahui kalau Dybala akan diberikan gaji senilai 10 juta euro per tahun. 2,5 juta euro lebih besar dari yang didapatkan oleh sang pemain saat ini.
Kendati demikian, Dybala masih merasa belum puas. Ia merasa kalau dirinya berhak mendapatkan bayaran senilai 15 juta euro per tahun. Juventus sendiri enggan memberinya gaji sebesar itu karena beberapa alasan.
Pertama, Dybala jarang bermain pada musim ini karena sering mengalami cedera. Kedua, klub sedang menanggung kerugian yang cukup besar diakibatkan oleh pandemi Covid-19.
Kabar soal Dybala meminta kenaikan gaji yang signfikan itu sampai ke telinga eks Juventus, Luca Toni. "Sudah jelas kalau itu masalah utamanya. Tapi, kalau dia meminta 14 atau 15 juta euro pada momen seperti ini..." ungkapnya kepada Tuttosport.
Bukan Sosok Pemimpin
Toni tidak setuju kalau Dybala disebut pantas mendapatkan bayaran sebesar itu, setidaknya untuk sekarang. Sebab dari penglihatannya, Dybala bukanlah sosok pemimpin di skuad Bianconeri saat ini.
"Orang ini memiliki potensi yang besar, tapi tidak pernah menunjukkan bahwa dia adalah pemimpin Juventus. Saya tidak tahu apakah itu dipengaruhi oleh kehadiran Ronaldo," tutup Luca Toni.
Ya, semua perhatian publik selalu tertuju kepada Cristiano Ronaldo. Akan tetapi, itu adalah hal yang wajar mengingat pemain berkebangsaan Portugal tersebut konsisten dalam mempersembahkan gol buat Bianconeri.
Ronaldo pun sangat jarang mengalami cedera sejak tiba di Turin pada tahun 2018 lalu. Padahal, ia hampir selalu tampil selama 90 menit penuh dan usianya pun sudah jauh dari kata muda, 36 tahun.
(Tuttosport - via Football Italia)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Roma vs Atalanta: Mario Hermoso
Liga Italia 19 April 2026, 04:18
-
Hasil Roma vs Atalanta: Gol Hermoso Selamatkan Giallorossi
Liga Italia 19 April 2026, 03:53
-
Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
Liga Italia 19 April 2026, 00:22
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
-
Hasil Al Wasl vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol di Zabeel Stadium
Asia 19 April 2026, 23:09
-
Tempat Menonton Juventus vs Bologna: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 19 April 2026, 22:01
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Seri Belanda di Assen
Otomotif 19 April 2026, 21:12
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 19 April 2026, 21:12
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Man City vs Arsenal
Liga Inggris 19 April 2026, 21:11
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00











