El Shaarawy Akan Disulap Jadi Di Maria
Editor Bolanet | 6 Juli 2015 04:21
- Stephan El Shaarawy bakal memainkan peran baru di AC Milan mulai musim depan. Pelatih anyar Sinisa Mihajlovic berencana melakukan eksperimen dengan memasang penyerang 22 tahun Italia itu sebagai left-sided central midfielder seperti Angel Di Maria (Manchester United & Argentina).
Selama ini, El Shaarawy kerap beroperasi sebagai trequartista di belakang striker dan sebagai penyerang kiri dalam skema tridente maupun 4-4-2. Dilansir Football Italia, Mihajlovic berniat menggeser Il Faraone ke posisi Di Maria.
Beragam opini muncul menanggapi rencana eksperimen Mihajlovic ini. Salah satunya disuarakan oleh mantan pemain Milan Demetrio Albertini.
Saya melihatnya lebih ke sosok penyerang sayap di mana dia bisa mendapatkan lebih banyak ruang. Di tengah, dia akan butuh konsistensi. Stephan tidak memiliki karakteristik seperti Di Maria, Isco atau James Rodriguez. Mereka sudah pas di posisi tersebut, ujar Albertini.
Mihajlovic merancang eksperimen ini sepertinya setelah melihat etos kerja El Shaarawy, yang sering turun membantu pertahanan. Dia mungkin juga berharap El Shaarawy jadi tak terlalu dibebani tugas mencetak gol di posisi ini.
Ada satu orang yang antusias dengan ide ini, yakni Michele Sbravati. Dia adalah pelatih El Shaarawy ketika masih di akademi Genoa.
Bagi saya, Stephan selamanya seorang gelandang. Saya menilai itu adalah posisi paling pas buatnya, kata Sbravati.
Dia bisa menjadi gelandang hebat dengan cukup tujuh atau delapan gol per musim. Dia juga bisa mendapatkan lebih banyak kebebasan untuk bergerak, pungkasnya. [initial]
(foti/gia)
Selama ini, El Shaarawy kerap beroperasi sebagai trequartista di belakang striker dan sebagai penyerang kiri dalam skema tridente maupun 4-4-2. Dilansir Football Italia, Mihajlovic berniat menggeser Il Faraone ke posisi Di Maria.
Beragam opini muncul menanggapi rencana eksperimen Mihajlovic ini. Salah satunya disuarakan oleh mantan pemain Milan Demetrio Albertini.
Saya melihatnya lebih ke sosok penyerang sayap di mana dia bisa mendapatkan lebih banyak ruang. Di tengah, dia akan butuh konsistensi. Stephan tidak memiliki karakteristik seperti Di Maria, Isco atau James Rodriguez. Mereka sudah pas di posisi tersebut, ujar Albertini.
Mihajlovic merancang eksperimen ini sepertinya setelah melihat etos kerja El Shaarawy, yang sering turun membantu pertahanan. Dia mungkin juga berharap El Shaarawy jadi tak terlalu dibebani tugas mencetak gol di posisi ini.
Ada satu orang yang antusias dengan ide ini, yakni Michele Sbravati. Dia adalah pelatih El Shaarawy ketika masih di akademi Genoa.
Bagi saya, Stephan selamanya seorang gelandang. Saya menilai itu adalah posisi paling pas buatnya, kata Sbravati.
Dia bisa menjadi gelandang hebat dengan cukup tujuh atau delapan gol per musim. Dia juga bisa mendapatkan lebih banyak kebebasan untuk bergerak, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pochettino Tak Membantah Ada Kontak dengan Milan, Begini Katanya
Liga Italia 3 Juni 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
Liga Inggris 5 Juni 2026, 12:08
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
-
Comeback ke Timnas Indonesia, 4 Pemain Ini Ditunggu Pembuktiannya
Tim Nasional 5 Juni 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















