El Shaarawy Akui Permainannya Menurun Saat Balotelli Tiba
Editor Bolanet | 3 September 2014 13:08
- Striker AC Milan, Stephan El Shaarawy membenarkan analisa yang beredar di media bahwa produktivitasnya menurun usai kedatangan Mario Balotelli pada Januari 2013 silam. Meski demikian, pemuda keturunan Mesir ini menolak menjadikan kehadiran Balotelli sebagai satu-satunya alasan penurunan performa yang dialaminya.
Balotelli kini sendiri sudah tidak berada di skuat Milan lagi, setelah ditransfer dengan nilai 16 juta Pounds ke klub Premier League, Liverpool. Hilangnya Balotelli membuat El Shaarawy berpotensi memiliki peranan yang lebih besar lagi bagi Milan musim ini.
Periode sulit saya di masa lalu? Memang cara main saya berubah menyesuaikan taktik saat Balotelli tiba. Ia memiliki kualitas yang berbeda dengan penyerang lainnya, namun saya tak mau menyalahkan kehadirannya atas memburuknya permainan saya, ungkap El Shaarawy seperti dilansir FIF.
Masalah saya lebih ke arah mental saat itu, bukan pada perubahan gaya bermain. Hal semacam itu lumrah terjadi pada pemuda yang baru berusia 20 tahun.
El Shaarawy sempat menjadi bintang bagi Milan di awal 2013-14 dengan sumbangan-sumbangan gol krusialnya. Namun seiring peranan yang semakin termarjinalkan usai kedatangan Balotelli di Januari 2013, produktivitas pemain 22 tahun ini macet sampai akhir musim.
Sedangkan di musim 2014-15 lalu, El Shaarawy tak mampu berbuat banyak untuk mengangkat Rossoneri karena lebih sering berkutat melawan hadangan cedera.[initial]
(fif/mri)
Balotelli kini sendiri sudah tidak berada di skuat Milan lagi, setelah ditransfer dengan nilai 16 juta Pounds ke klub Premier League, Liverpool. Hilangnya Balotelli membuat El Shaarawy berpotensi memiliki peranan yang lebih besar lagi bagi Milan musim ini.
Periode sulit saya di masa lalu? Memang cara main saya berubah menyesuaikan taktik saat Balotelli tiba. Ia memiliki kualitas yang berbeda dengan penyerang lainnya, namun saya tak mau menyalahkan kehadirannya atas memburuknya permainan saya, ungkap El Shaarawy seperti dilansir FIF.
Masalah saya lebih ke arah mental saat itu, bukan pada perubahan gaya bermain. Hal semacam itu lumrah terjadi pada pemuda yang baru berusia 20 tahun.
El Shaarawy sempat menjadi bintang bagi Milan di awal 2013-14 dengan sumbangan-sumbangan gol krusialnya. Namun seiring peranan yang semakin termarjinalkan usai kedatangan Balotelli di Januari 2013, produktivitas pemain 22 tahun ini macet sampai akhir musim.
Sedangkan di musim 2014-15 lalu, El Shaarawy tak mampu berbuat banyak untuk mengangkat Rossoneri karena lebih sering berkutat melawan hadangan cedera.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












