Emre Can Akui Tak Bahagia di Juventus, Kode untuk Manchester United?
Ari Prayoga | 19 November 2019 01:41
Bola.net - Gelandang asal Jerman, Emre Can akhirnya secara blak-blakan mengakui bahwa dirinya tak bahagia di klubnya saat ini, Juventus.
Emre Can bergabung dengan Juventus pada tahun 2018 silam. Ketika itu, Si Nyonya Tua tidak perlu membayar sepeser untuk mendapatkannya. Emre Can pindah dari Liverpool dengan status bebas transfer.
Pada musim pertamanya di Serie A, Emre Can dinilai tampil cukup bagus. Pemain berusia 25 tahun tampil bagus dengan mencetak empat gol dari 29 pertandingan di Serie A. Catatan yang cukup bagus bagi debutan.
Namun, kedatangan Maurizio Sarri mengubah karir Emre Can di Turin. Emre Can tidak lagi menjadi andalan di lini tengah. Bahkan dia harus melihat kenyataan bahwa namanya tidak didaftarkan untuk bermain di Liga Champions.
Pengakuan Emre Can
Musim ini Can hanya tampil sebanyak empat kali di laga resmi bersama Juventus, tiga di antaranya sebagai pemain cadangan. Tak heran jika eks pemain Bayern Munchen itu merasa tak kerasan di Turin.
"Saya hanyalah seorang pria ambisius yang selalu ingin berkompetisi di level tertinggi. Namun saya juga belajar dari masa berat ini, bahwa semua tak selalu seperti yang saya harapkan," ujar Emre Can kepada Kicker.
"Saya tak bermain dalam sebuah laga sejak awal, jadi saya tidak senang, tapi saya akan tetap kuat dan tetap bekerja keras sendiri," imbuhnya.
"Saya kerap berada di gym sebelum atau sesudah latihan, melakukan latihan ekstra untuk bisa siap ketika panggilan datang," tukasnya.
Kode Ingin Pindah?
Pengakuan Emre Can bisa dianggap menjadi kode dirinya ingin berganti klub pada jendela transfer Januari mendatang. Kebetulan, sejumlah klub kabarnya tertarik merekrut Can.
Salah satu klub yang paling gencar dikaitkan dengan Emre Can belakangan ini adalah Manchester United. Setan Merah memang membutuhkan gelandang anyar karena terancam ditinggal sang bintang, Paul Pogba.
Mengenai kemungkinan pindah dari Alliaz Stadium, khususnya kembali ke Bundesliga, Emre Can hanya memberikan jawaban singkat.
"Semua bisa terjadi di sepak bola," tegasnya.
Sumber: Kicker
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23










