Epic Comeback Inter Milan, Apa yang Dikatakan Antonio Conte di Ruang Ganti?
Asad Arifin | 10 Februari 2020 08:48
Bola.net - Inter Milan menjalani laga dramatis saat menjamu AC Milan di pekan ke-23 Serie A musim 2019/2020. Inter Milan menang dengan skor 4-2 pada laga di Stadio Giuseppe Meazza, Senin (10/2/2020) dini hari WIB.
Inter Milan sempat berada dalam posisi buruk. Mereka menutup babak pertama dengan ketinggalan dua gol dari Milan. Dua gol dicetak Ante Rebic dan Zlatan Ibrahimovic.
Namun, Inter Milan tampil menggila di babak kedua. Nerazzurri membuka keran gol pada menit 51 lewat aksi Marcelo Brozovic. Dua menit berselang, Inter Milan menyamakan skor lewat gol Mathias Vecino.
Setelah itu, Inter Milan kian tampil trengginas. Stefan de Vrij membawa Inter Milan unggul lewat golnya pada menit 70. Lantas, Romelu Lukaku menutup laga lewat golnya pada menit 90+3.
Apa yang Dikatakan Antonio Conte?
Inter Milan bermain sangat bagus di babak kedua. Para pemain tampil lepas dan mampu melakukan epic comeback. Lantas, apa yang dikatakan Antonio Conte di ruang ganti untuk membakar semangat para pemainnya?
"Saya tidak perlu banyak bicara pada babak pertama. Saya pikir, dalam situasi sulit, Anda harus sangat jelas dan bertanggung jawab," ucap Conte dikutip dari Football Italia.
"Saya mengambil sebagian besar dari tanggung jawab atas fakta kami kalah 2-0 di babak pertama. Kami tetap bersama, sejak awal sampai tuntas. Kami menemukan jalan keluar dari situasi yang sulit," kata eks pelatih Chelsea.
Conte tentu begitu senang dengan hasil yang diraih Inter Milan. Dia sangat yakin bahwa kemenangan epik ini bakal menjadi momen yang terus diingat sebagai salah satu laga penting pada Derby della Madoninna.
Rendah Hati Sebagai Kunci

Antonio Conte yakin bahwa kemenangan atas AC Milan bakal punya arti yang sangat penting. Tidak setiap laga Inter Milan bisa tampil sebagus di laga kontra Milan. Akan tetapi, dia juga memberi peringatan pada anak asuhnya.
"Kita tidak selalu bisa bermain seperti babak kedua, mencetak empat gol ke gawang AC Milan. Para pemain tahu apa yang salah di babak pertama, jadi dengan kerendahan hati, kami melakukan beberapa perubahan."
"Sangat penting untuk menyadari bahwa tidak semua laga bisa didekati dengan cara yang sama. Kami menerapkan taktik untuk tidak meneken terlalu tinggi dan itu adalah ide yang bagus pada beberapa situasi," ucap mantan pelatih timnas Italia.
Sumber: Football Italia
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:00
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












