Fabregas? Milan Butuh Nakhoda, Bukan Pelaut yang Baru Belajar Berlayar
Gia Yuda Pradana | 19 Maret 2025 10:47
Bola.net - AC Milan kabarnya tengah mencari pengganti Sergio Conceicao, yang gagal memberikan impresi sesuai harapan. Keputusan untuk mengaktifkan klausul pemutusan kontraknya tampaknya sudah diambil.
Di antara nama-nama yang beredar, Cesc Fabregas muncul sebagai kandidat kejutan. Pelatih Como itu dinilai sukses membawa timnya bersaing di Serie A tanpa masalah berarti.
Namun, merekrut Fabregas bisa menjadi langkah berisiko tinggi. Analis Sportitalia, Michele Criscitiello, menilai bahwa keputusan ini bisa berujung pada kesalahan besar, seperti yang dilakukan Juventus dengan Thiago Motta.
Fabregas Belum Siap untuk Milan

Criscitiello secara tegas menyatakan bahwa Fabregas belum siap menangani klub besar. "Jika Inter dan Milan bahkan sempat memikirkan Fabregas, beri Ausilio dan Furlani waktu istirahat. Ini akan menjadi kegagalan kedua setelah Thiago Motta," ujarnya, seperti dikutip Sempre Milan.
Menurutnya, Fabregas butuh waktu lebih lama untuk berkembang. "Mungkin dalam dua, tiga, atau lima tahun ke depan, dia akan siap. Namun, saat ini, dia hanyalah pelatih Como dan masih harus banyak belajar," tambahnya.
Fabregas sendiri memilih bungkam saat ditanya mengenai kemungkinan melatih Milan. Sikap diamnya itu justru semakin memanaskan spekulasi.
Mengapa Fabregas Lebih Dihargai di Italia?

Criscitiello juga mempertanyakan mengapa mantan pemain Arsenal itu lebih dihargai di Italia ketimbang di Inggris. "Jika dia memang sehebat itu, mengingat rekam jejaknya di sana, seharusnya Premier League lebih memperhatikannya," katanya.
Di Como, Fabregas mampu menghadirkan permainan berbasis penguasaan bola dua sentuhan. Namun, timnya kerap kehilangan momen penting dalam pertandingan.
"Como bermain baik, tapi kurang tajam di depan gawang. Terlalu banyak celah dan kehilangan fokus. Fabregas memang pelatih yang bagus, tapi bukan jenius," ujar Criscitiello.
Milan Harus Menghindari Kesalahan Juventus

Menurut Criscitiello, klub besar harus belajar dari kesalahan Juventus yang menunjuk Thiago Motta. "Jangan melihat nama. Lihatlah permainan dan pengalaman. Melatih Bologna dan Como itu satu hal, tapi menangani Inter, Juve, atau Milan adalah cerita yang berbeda," tegasnya.
Milan harus berpikir panjang sebelum mengambil keputusan. Memilih pelatih tanpa pengalaman di level tertinggi bisa menjadi bumerang yang mahal.
Rossoneri butuh sosok yang bukan hanya punya filosofi permainan yang jelas, tetapi juga pengalaman menghadapi tekanan besar. Jika dianalogikan, yang dibutuhkan Milan itu adalah seorang nakhoda berpengalaman, bukan pelaut yang baru belajar berlayar.
Fabregas, setidaknya untuk saat ini, belum memenuhi kriteria tersebut.
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Conceicao, Milan, dan Romansa yang Mungkin Berujung pada Perpisahan
La Joya yang Retak: Roma Kehilangan Dybala di Momen Krusial
Bukan Tak Mau, Tapi Tak Mudah, Juventus pun 'Terperangkap' dengan Thiago Motta
Yunus Musah dan Sorakan Sumbang di San Siro: Antara Harapan dan Kekecewaan
Santiago Gimenez: Mesin Gol yang Kehabisan Bensin?
Pergelangan Kaki Bermasalah, Marcus Thuram Menepi dari Medan Perang
Dusan Vlahovic, Elang Serbia yang Terbelenggu di Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








