Falsafah Juventus: Kalau Bisa Imbang, Mengapa Harus Menang?
Asad Arifin | 15 Januari 2025 08:38
Bola.net - Juventus terlalu banyak kehilangan poin dari situasi memimpin di Serie A musim 2024/2025. Paling baru, Juventus harus puas dengan raihan satu poin setelah sempat unggul pada lawatan ke markas Atalanta.
Juventus berjumpa Atalanta pada pekan ke-19 Serie A, Rabu (15/1/2025) dini hari WIB. Pada duel di Gewiss Stadium tersebut, tim racikan Thiago Motta unggul lebih dulu pada menit ke-54 dari gol Pierre Kalulu.
Pada menit ke-78, Matteo Retegui membuat skor menjadi 1-1. Hasil ini bertahan hingga laga usai. Baik Juventus maupun Atalanta harus puas dengan tambahan satu poin dengan skor tersebut.
Dari sudut pandang Juventus, ada dua cara untuk menyikapi hasil imbang itu yakni positif dan negatif. Positifnya, Juventus belum pernah kalah hingga pekan ke-20. Kalau negatifnya? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Hasil Imbang ke-13 bagi Juventus!

Juventus tercatat sebagai tim yang paling sering imbang hingga pekan ke-20 Serie A 2024/2025. Hasil laga melawan Atalanta merupakan imbang ke-13 yang ditorehkan oleh Dusan Vlahovic dan kolega sejauh ini.
Menariknya, mayoritas hasil imbang itu terjadi justru ketika Juventus sempat berada dalam situasi unggul.
Menurut cacatan Opta, Juventus kehilangan 14 poin dari situasi unggul karena laga harus berakhir imbang. Artinya, seperti pada duel lawan Atalanta, ada enam laga lain di mana Juventus unggul dan punya kans menang tetapi harus puas dengan hasil imbang.
Juventus selalu imbang pada tiga laga terakhirnya di Serie A. Pada tiga laga tersebut, Juventus selalu unggul lebih dulu. Well, jika bisa imbang, mengapa harus menang. Begitukah cara kerja Juventus?
Lebih Buruk Dibanding Era Allegri?

Sekali lagi, ada dua sudut pandang untuk melihat kiprah Juventus di Serie A musim 2024/2024. Sisi positifnya adalah mereka belum kalah. Sisi negatif lainnya, raihan poin Juventus menurun dibanding musim lalu.
Pada pekan ke-20 Serie A 2023/2024 lalu, Juventus di bawah kendali Massimiliano Allegri mampu meraih 49 poin. Pada tahap yang sama di musim 2024/2025, Juventus hanya mampu meraih 34 poin.
Pada tahap yang sama, Juventus racikan Allegri mendapat 15 poin lebih banyak dari Juventus racikan Motta. Namun, catatan belum terkalahkan Motta tetap layak untuk dapat apresiasi.
Sumber: Opta
Klasemen Serie A 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
-
AC Milan Masih Malu-malu Bicara Scudetto
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 19 Januari 2026, 08:38
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26





