Francesco Acerbi Lolos dari Kasus Rasisme, Juan Jesus Murka
Editor Bolanet | 28 Maret 2024 08:55
Bola.net - Pemain bertahan Napoli, Juan Jesus, mengatakan bahwa ia merasa kecewa dengan keputusan Serie A untuk tidak menghukum pemain Inter Milan, Francesco Acerbi, atas pernyataan rasis yang diduga ditujukan kepadanya.
Hakim olahraga liga Italia mengumumkan pada hari Selasa waktu setempat bahwa tidak ada cukup bukti mengenai penghinaan yang dilakukan Acerbi terhadap Juan Jesus sebagai tindakan rasis.
Insiden yang dituduhkan terjadi saat pertandingan antara Inter dan Napoli pada 17 Maret lalu dan pertandingan sempat terhenti sekitar 90 detik ketika Juan Jesus, yang berkulit gelap, mengatakan kepada wasit bahwa Acerbi melontarkan hinaan bernada rasial kepadanya.
"Saya telah membaca beberapa kali dan dengan kekecewaan yang besar atas keputusan hakim olahraga, yang merasa tidak ada bukti bahwa saya menjadi korban penghinaan rasis selama pertandingan," kata Juan Jesus.
Simak pernyataan lebih lanjut sang pemain di bawah ini.
Merasa Pahit

Juan Jesus melanjutkan ia merasa pahit dengan keputusan tersebut dan percaya bahwa keluhannya mungkin akan diperlakukan secara berbeda jika dia tidak menanggapi "sebagai terhormat."
"Meskipun menghormati keputusan itu, itu adalah keputusan yang sulit saya pahami dan membuat saya merasa sangat pahit," jelas Juan Jesus.
"Sejujurnya, saya merasa sangat terpukul dengan insiden serius seperti itu, di mana satu-satunya kesalahan saya adalah karena saya menghadapinya 'sebagai seorang pria', memutuskan untuk tidak mengganggu jalannya sebuah pertandingan penting.
"Dengan segala ketidaknyamanan yang mungkin terjadi pada para penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut. Saya melakukannya dengan keyakinan bahwa sikap seperti itu akan dihormati, dan mungkin dijadikan contoh."
Acerbi Lolos Hukuman

Juan Jesus terlihat kesal ketika ia mendekati wasit pada babak kedua di Giuseppe Meazza dan juga menunjuk lengan bajunya yang bertuliskan 'Jauhkan Rasisme' sebagai bagian dari kampanye anti-rasisme di Serie A.
Pemain asal Brasil berusia 32 tahun ini sempat mengatakan setelah pertandingan bahwa Acerbi meminta maaf dan tampaknya ingin melupakan masalah ini, dengan menambahkan, "Apa yang terjadi di lapangan, tetaplah di lapangan... ia adalah pria yang baik."
Atas kejadian tersebut, Jaksa penuntut federasi sepak bola Italia menanyai para pemain dan saksi pekan lalu dan sebuah laporan dikirim ke hakim olahraga liga Italia, yang juga mempelajari gambar-gambar dari pertandingan, serta audio dari wasit dan VAR sebelum mengambil keputusan untuk tidak memberikan sanksi kepada Acerbi.
Jika Acerbi dinyatakan bersalah, ia akan menghadapi hukuman larangan bertanding minimal 10 pertandingan yang akan membuat pemain berusia 36 tahun ini absen di sisa musim ini dan kemungkinan besar juga absen di Euro 2024.
Napoli Tentukan Sikap
Acerbi dipulangkan dari kamp pelatihan Timnas Italia sehari setelah pertandingan, meskipun federasi mengatakan bahwa mereka percaya "tidak ada niat memfitnah, merendahkan, atau rasis di pihaknya."
Menurut Juan Jesus, Acerbi segera meminta maaf namun bek Inter itu telah berulang kali membantah bahwa ia menggunakan hinaan tersebut, dengan mengatakan "tidak ada kata-kata seperti itu yang keluar dari mulut saya" dan bahwa Juan Jesus "salah paham."
Sementara Napoli, telah memperingatkan Serie A dalam sebuah pernyataan resmi bahwa mereka tidak akan lagi berpartisipasi dalam gerakan anti-rasisme buntut Acerbi tidak dapat hukuman.
"Napoli tidak akan lagi mengikuti gerakan yang hanya bertujuan untuk menunjukkan bahwa institusi sepak bola menentang rasisme dan diskriminasi. Kami akan terus melakukannya sendiri, seperti yang selalu kami lakukan, dengan keyakinan dan tekad yang baru."
Hal ini akan segera menjadi isu besar, karena akhir pekan ini kampanye 'Jauhkan Rasisme' direncanakan untuk pertandingan-pertandingan Serie A.
Sumber: Official Napoli
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Serie A 2023/24
Baca Juga:
- Teun Koopmeiners Dipepet Juventus dan Liverpool, Atalanta: Sorry Ye!
- Giroud Hampir Pasti Akan Cabut dari Milan dan Hijrah ke MLS
- Bye AC Milan! Olivier Giroud Cabut ke Amerika di Musim Panas 2024
- Benjamin Pavard Kerasan di Inter Milan, Ingin Bertahan Selama Bertahun-tahun
- Diduga Lakukan Aksi Rasisme, Timnas Italia Pulangkan Francesco Acerbi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Masih Malu-malu Bicara Scudetto
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 19 Januari 2026, 08:38
-
Milan vs Lecce: Rating Pemain Rossoneri dari Kemenangan Tipis di San Siro
Liga Italia 19 Januari 2026, 07:09
-
Man of the Match Milan vs Lecce: Niclas Fullkrug
Liga Italia 19 Januari 2026, 06:38
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26





