Galliani: Walkout Bukan Respon Yang Tepat Bagi Tindakan Rasial
Editor Bolanet | 25 Juli 2013 14:22
- CEO AC Milan, Adriano Galliani, mengemukakan pendapatnya mengenai sikap rasis para tifosi Italia. Seperti yang diketahui bersama, penggawa Rossoneri, Kevin Constant mengalami intimidasi berunsur rasial dari fans dalam pertandingan Trofeo TIM.
Constang menendang bola ke arah penonton dan sempat melakukan walk out. Galliani menyatakan bersimpati penuh terhadap insiden yang dialami oleh pemainnya tersebut.
Kami mengungkapkan solidaritas kami kepada Constant, kekecewaan akibat kejadian semacam ini sungguh tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, ungkap pria 68 tahun tersebut seperti dilansir Gazzetta dello Sport.
Meskipun demikian, Galliani menegaskan bahwa meninggalkan lapangan bukanlah cara yang tepat untuk menghadapi tindakan rasial para suporter.
Namun saya ulang lagi, kalau pelu akan saya tuliskan secara resmi, kami tidak boleh meninggalkan pertandingan ketika ada tindakan rasial. Chant tersebut merupakan tindakan bodoh dan harus diabaikan.
Constant harus dibujuk oleh Bonera untuk tidak walkout. (c) GDS
Galliani kemudian menjelaskan langkah apa yang seharusnya diambil bagi para pemain Milan seandainya suatu saat nanti menjadi korban tindakan rasial.
Peristiwa ini merupakan aib dalam sepakbola, namun hal ini telah cukup jelas diatur secara resmi. Ketika peristiwa ini terjadi, yang pertama dilakukan adalah berkonsultasi kepada wasit. Biar wasit dan ofisial keempat yang berkoordinasi dengan petugas keamanan yang ada di stadion.
Saya tekankan kembali, tak boleh ada seorang pun yang meninggalkan lapangan.
Tindakan walk out bukan pertama kali ini diambil oleh penggawa Milan. Pada Januari lalu, Kevin-Prince Boateng melakukan tindakan yang sama dengan Constant ketika mendapatkan pelecehan rasial dari fans Pro Patria dalam sebuah pertandingan persahabatan. [initial]
Constang menendang bola ke arah penonton dan sempat melakukan walk out. Galliani menyatakan bersimpati penuh terhadap insiden yang dialami oleh pemainnya tersebut.
Kami mengungkapkan solidaritas kami kepada Constant, kekecewaan akibat kejadian semacam ini sungguh tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, ungkap pria 68 tahun tersebut seperti dilansir Gazzetta dello Sport.
Meskipun demikian, Galliani menegaskan bahwa meninggalkan lapangan bukanlah cara yang tepat untuk menghadapi tindakan rasial para suporter.
Namun saya ulang lagi, kalau pelu akan saya tuliskan secara resmi, kami tidak boleh meninggalkan pertandingan ketika ada tindakan rasial. Chant tersebut merupakan tindakan bodoh dan harus diabaikan.
Galliani kemudian menjelaskan langkah apa yang seharusnya diambil bagi para pemain Milan seandainya suatu saat nanti menjadi korban tindakan rasial.
Peristiwa ini merupakan aib dalam sepakbola, namun hal ini telah cukup jelas diatur secara resmi. Ketika peristiwa ini terjadi, yang pertama dilakukan adalah berkonsultasi kepada wasit. Biar wasit dan ofisial keempat yang berkoordinasi dengan petugas keamanan yang ada di stadion.
Saya tekankan kembali, tak boleh ada seorang pun yang meninggalkan lapangan.
Tindakan walk out bukan pertama kali ini diambil oleh penggawa Milan. Pada Januari lalu, Kevin-Prince Boateng melakukan tindakan yang sama dengan Constant ketika mendapatkan pelecehan rasial dari fans Pro Patria dalam sebuah pertandingan persahabatan. [initial]
(gds/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



