Gara-gara Bandingkan Sepak Bola dengan Balet, Petinggi AS Roma Dikritik
Afdholud Dzikry | 9 Oktober 2019 10:57
Bola.net - Gianluca Petrachi mendapatkan banyak hujatan terkait komentarnya baru-baru ini. Direktur Olahraga AS Roma tersebut dinilai terlalu merendahkan potensi perempuan dalam komentarnya.
"Sepak bola itu permainan pria, bukan kelas balet untuk anak perempuan," kata petinggi AS Roma seperti dilansir dari Football Italia, Selasa (8/10/2019).
Komentar tersebut ia sampaikan setelah Giallorossi ditahan 1-1 oleh Cagliari dalam lanjutan Serie A musim 2019-20 di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (6/10/2019).
Petrachi disebut jengkel atas keputusan wasit. Seperti diketahui, gol yang dicetak Nikola Kalinic di menit akhir dianulir.
Kalinic diduga lebih dahulu melakukan pelanggaran dengan mendorong bek Cagliari, Fabio Pisacane. Imbasnya Giallorossi gagal mengunci tiga poin saat bermain di kandang sendiri.
Komentar petinggi AS Roma pada akhir pekan lalu memicu kritik dari komunitas perempuan asal Italia. Komunitas itu menganggap pria berusia 50 tahun tersebut belum memiliki pemikiran modern.
Sudah Minta Maaf
Melansir dari unggahan di Twitter resmi AS Roma pada Selasa (8/2/2019), Gianluca Petrachi sudah meminta maaf atas ucapannya tersebut. Ia mengaku tak bermaksud merendahkan pihak mana pun.
"Maaf jika ada yang tersinggung oleh kata-kata yang saya gunakan. Saya tak bermaksud mengatakan kalau sepak bola hanya permainan khusus laki-laki. Sepak bola adalah milik semua orang," tulisnya.
Permintaan maaf Petrachi tentu menjadi bahan hujatan baru bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia. Namun, banyak di antara mereka yang mendukung niat baik petinggi Direktur Olahraga Giallorossi tersebut.
Sumber: Football Italia
Disadur dari: Bola.com (Penulis: Hesti Puji/Editor: Yus Mei Sawitri)
Published: 8/10/2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

