Gasperini Menolak Salaman di Laga Como vs Roma, Fabregas: Menang atau Kalah Harus Tetap Sportif!
Afdholud Dzikry | 16 Maret 2026 04:33
Bola.net - Cesc Fabregas meluapkan kekecewaannya setelah kemenangan dramatis Como atas AS Roma. Penyebabnya bukan hasil pertandingan, melainkan sikap pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, yang menolak berjabat tangan usai laga.
Insiden itu terjadi setelah Como menang tipis 2-1 di Stadio Sinigaglia. Saat peluit akhir berbunyi, Gasperini langsung menuju lorong stadion tanpa menyapa pelatih lawan. Sikap tersebut mengejutkan banyak pihak di lapangan.
Fabregas menilai tindakan itu tidak mencerminkan semangat sportivitas. Menurutnya, rasa hormat tetap harus dijaga, apa pun hasil pertandingan.
Meski begitu, ia tetap menyoroti sisi positif timnya. Kemenangan ini memperkuat posisi Como di papan atas klasemen sekaligus menunjukkan perkembangan tim yang konsisten.
Tegang di Pinggir Lapangan
Perilaku Gasperini menjadi sorotan utama setelah pertandingan. Fabregas menegaskan bahwa berjabat tangan merupakan bentuk respek dasar dalam sepak bola profesional.
Baginya, kekalahan yang menyakitkan pun tidak boleh menghapus etika tersebut.
“Dalam dua tahun, saya rasa tidak ada satu pun kesempatan di mana saya tidak menjabat tangan kolega,” ujar Cesc Fabregas kepada TuttoMercatoWeb.
Fabregas mengaku sempat mencoba menyapa Gasperini di dekat lorong stadion. Namun, upayanya tidak mendapat respons dari kubu Roma.
“Saya pikir ini soal respek. Setelah pertandingan, Anda berjabat tangan, bahkan ketika Anda kalah dalam situasi yang terasa tidak adil,” tambahnya.
Identitas Kuat Como
Di luar insiden itu, Fabregas memuji penampilan timnya. Como bermain berani sejak awal dan mampu meredam tekanan Roma.
Menurutnya, kemenangan ini lahir dari proses panjang yang terus dibangun tim. Seiring waktu, kerja sama antar pemain mulai terbentuk dengan lebih solid.
“Anda bisa menyebut kemenangan ini epik, tetapi harganya mahal. Pertandingan ini sangat intens,” kata Fabregas.
Ia menegaskan bahwa karakter pemain menjadi kekuatan utama Como musim ini. Keberanian dan rasa percaya diri membuat timnya mampu bersaing di papan atas.
“Mempelajari cara menghadapi pertandingan dan hasil adalah soal soliditas, keberanian, dan kepercayaan,” tutup mantan pemain Barcelona tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Rekap Liga Champions Dini Hari Tadi: PSG Pesta Gol, Man Utd Menang Dramatis
Liga Champions 4 November 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




