Gattuso Lupakan Insiden 'Go to Hell' dengan Bakayoko
Asad Arifin | 12 Mei 2019 10:19
Bola.net - - Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, menegaskan bahwa friksi dengan Tiemoue Bakayoko sudah selesai. Gattuso mengaku tidak memperpanjang masalah itu karena Bakayoko punya komitmen untuk AC Milan.
Pekan lalu, Gattuso dibuat marah oleh ulah Bakayoko. Pemain asal Prancis itu menolak saat disuruh pemanasan pada laga melawan Bologna. Bahkan, Bakayoko kemudian memaki Gattuso dengan kata 'go to hell' atau pergi ke neraka.
Kejadian ini dipicu oleh sikap tidak disiplin Bakayoko. Dia telat datang latihan terakhir Milan. Gattuso pun memberi hukuman pada Bakayoko tidak masuk dalam daftar pemain inti di laga melawan Bologna.
Simak komentar Gattuso yang mengaku sudah melupakan insiden dengan Bakayoko di bawah ini ya Bolaneters.
Komitmen pada AC Milan
Pasca laga antara AC Milan lawan Fiorentina (12/5/2019), di mana Milan menang dengan skor 1-0, Gattuso dengan tegas memastikan jika dia sudah melupakan insiden dengan Bakayoko. Bagi mereka, kini adalah fokus untuk mengejar posisi empat besar.
"Saya menaruh semua yang terjadi di masa lalu setelah keesokan harinya," buka Gattuso dikutip dari Sky Sports Italia.
"Saya tidak keberatan jika ada seorang pemain yang berkata 'pergilah ke neraka'. Yang penting baginya adalah menunjukkan rasa hormat pada rekan satu timnya saat berada di ruang ganti," sambung pelatih 41 tahun tersebut.
Selain itu, Gattuso juga memberi maaf pada Bakayoko dengan syarat dia bakal berkomitmen penuh pada AC Milan di sisa laga musim 2018/19 ini. "Saya harus memikirkan yang terbaik untuk AC Milan," ucap Gattuso.
"Jika para pemain perlu bersumpah demi kebaikan klub, maka saya akan menyelesaikannya," tandasnya.
Bukan Tim Sempurna
Perjalanan AC Milan pada musim 2018/19 ini boleh dikatakan tidak cukup bagus. Milan gagal tampil apik di Copa Italia dan tidak mampu bicara banyak di Liga Europa. Milan kini juga terancam gagal masuk zona empat besar klasemen Serie A.
Milan saat ini bersaing ketat dengan Atalanta untuk berada di zona empat besar klasemen akhir Serie A. Posisi ini sangat penting bagi AC Milan karena akan membawa mereka lolos ke Liga Champions pada musim 2019/20 yang akan datang.
"Kami adalah tim dengan kekuatan dan kelemahan. Kami membuang banyak peluang untuk berada di posisi empat besar. Kami harus lebih matang dan kami punya banyak pemain muda yang kehilangan rasa percaya diri pada momen penting," tutup Gattuso.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
LATEST UPDATE
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00












